SAMPIT – Universitas Muhammadiyah Sampit menandatangani MoU dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) serta lima Puskesmas. Hal ini merupakan lanjutan dari MoU Universitas Muhammadiyah Sampit dengan Bupati Kotim.
“Kami tindaklanjuti, yang pertama sebelumnya sudah tanda tangan kerja sama dengan RSUD dr Murjani Sampit, berlanjut lagi dengan Dinkes dan lima puskesmas,” kata Rektor UMSA, Ramadansyah, Kamis, 15 Februari 2024.
Dirinya berharap, melalui kerja sama untuk melaksanakan PKL mahasiswa khususnya di Fakulkas Kesehatan dengan Dinkes maupun puskesmas, agar dapat mengimplementasikan Tridarma perguruan tinggi.
“Kedua, kami harap mahasiswa Fakultas Kesehatan terutama D3 Kebidanan dan Gizi bisa melaksanakan praktik baik di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya,” ungkapnya.
Lanjutnya, selama ini untuk fakultas kesehatan khususnya D3 kebidanan sudah melakukan praktik di RSUD dr Murjani Sampit, teman-teman D3 kebidanan saat ini juga melaksanakan PKL di dua rumah sakit di Banjarmasin, yaitu di rumah sakit Sultan Suryansan dan Insani Saleh.
“Jadi ada 26 orang mahasiswa kami saat ini sedang PKL di dua rumah sakit itu. Harapan kami nantinya juga khususnya di program studi gizi karena baru berdiri, bisa PKL di puskesmas. Terutama sebagaimana kita ketahui untuk penyelesaian seperti stunting perlu waktu lama,” ungkapnya.
Maka kata Ramadan, pihaknya sudah mempunyai prodi gizi yang nantinya akan diturunkan ke daerah-daerah stunting untuk melaksanakan praktik maupun penelitian di Kotim.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post