SAMPIT – Ada yang unik saat pelaksanaan jalan sehat Pemilu damai yang dilaksanakan oleh KPU kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yaitu seluruh peserta jalan sehat beserta pemerintah daerah dan forkopimda melaksanakan Tari Manasai bersama.
“Selain itu kita juga pada saat pembacaan doa menggunakan lintas agama, atau dengan kata lain ada semua perwakilan agama yang membacakan doa. Hal ini menandakan ke Bhinekaan kita dan kenetralitasan KPU,” kata Ketua KPU Kotim, M Rifky, Minggu 10 Desember 2023.
Lanjutnya, sementara pelaksanaan tari mana saya bersama tersebut menggambarkan rasa kebersamaan dan komitmen bersama seluruh yang hadir pada kegiatan ini untuk selalu berpegangan erat dan kompak menjaga kondusifitas daerah terutama pada saat menjelang Pemilu 2024 mendatang.
Tari Manasai menggambarkan pergaulan dan kegembiraan, semua orang dapat mengikuti gerakan tarian ini. Terlebih, penari sering mengajak untuk bernari bersama. Tari Manasai juga kerap digunakan untuk menyambut tamu sebagai tarian selamat datang.
“Sehingga kita juga bermaksud bahwa dalam pelaksanaan Pemilu 2024, terutama untuk para kontestan agar semuanya tetap menjaga rasa kekeluargaan di daerah ini dan menyambut pesta demokrasi dengan rasa gembira,” tegasnya.
Pada saat pelaksanaan jalan sehat juga ia menilai masyarakat Kotim dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan, yaitu tidak ada terlihat ber kampanya ataupun menggunakan beragam atribut calon legislatif.
“Semua tertib dan kita bersyukur serta berterimakasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam jalan sehat ini dengan tetap mematuhi aturan yang telah kita sampaikan sebelumnya,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post