SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor meminta lima unit Sistem Pengembangan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) yang dibangun di wilayahnya, agar dapat diperbaiki oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng). Pasalnya sejauh ini belum beroperasi dan dimanfaatkan warga.
“Balai itu ada membangun lima SPAM IKK di tempat kita tapi terbengkalai setelah dibangun dibiarkan begitu saja,” katanya, Selasa 28 November 2023.
Disampaikannya, pembangunan SPAM pertama ada di Kecamatan Antang Kalang tapi tidak berfungsi, kedua Telaga Antang, ketiga itu di Pelantaran Kecamatan Parenggean, keempat di Terantang Kecamatan Seranau dan terakhir di Sebabi Kecamatan Telawang yang semuanya tidak berfungsi.
“Saya dalam waktu dekat akan menemui kepala balai, selain silaturahmi juga membahas terkait ini meminta agar balai yang ada di tempat kita bisa diperbaiki dari pada membangun yang baru dan dihibahkan dengan kita,” ucapnya.
Lanjutnya, pihaknya pun akan segera membuat persyaratan yang harus dipenuhi oleh Pemkab Kotim seperti mengaktifkan kembali UPTD yang mengelola air bersihnya. Dirinya menargetkan, UPTD itu akan mulai diaktifkan pada Desember 2023. Sehingga kedepannya SPAM IKK itu dapat diperbaiki dan dihibahkan ke kabupaten.
“Kita minta perbaiki yang ada dari pada balai membangun yang baru diperkirakan akan menghabiskan sebesar Rp10 miliar. Kalau memperbaiki yang ada tidak sebesar itu anggarannya,” ungkapnya.
Menurutnya dengan beroperasinya SPAM IKK itu, akan membangun warga dalam ketersediaan air bersih. Hal ini juga berkaitan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2024-2028 yang memprioritaskan di bidang perumahan, air minum dan sanitasi.
“Pembangunan itu sebagai pemenuhan dasar serta mengatasi dan mencegah stunting. Karena jika air yang dikonsumsi atau digunakan tidak bersih dapat menggangu kesehatan dan pertumbuhan anak kita. Kita upayakan target ketersediaan air bersih di daerah terpenuhi,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post