SAMPIT – Puluhan pemuda dan remaja diamankan saat razia pekat oleh tim gabungan TNI Polri dan Pemerintah Daerah setempat saat melakukan penyisiran tempat penginapan. Pasangan remaja lain suami istri tersebut dirazia saat berada di dalam kamar dan diduga sedang berbuat mesum.
“Malam ini kami melakukan razia pekat bersama TNI dan Polri. Razia pekat ini kita lakukan karena sebentar lagi pemilihan umum, jadi harus kondusif,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Sabtu 25 November 2203 malam.
Dirinya yang memimpin langsung razia pekat itu menyebut razia pekat kali ini menyasah penginapan yang ada di Kota Sampit. Tim gabungan terbagi menjadi dua, satu tim menyisir di wilayah Kecamatan Baamang dan sebagiannya di wilayah Mentawa Baru Ketapang (MBK).
“Untuk pastinya jumlah yang ditertibkan belum tahu, tapi yang jelas itu banyak ada puluhan karena di Kecamatan MB Ketapang aja banyak, belum lagi di Kecamatan Baamang,” ucapnya. Mereka yang diamankan adalah yang bukan pasangan suami istri, tidak dapat menunjukkan kartu identitas diri. Diduga mereka berbuat mesum. Puluhan pasangan bukan suami istri itu dibawa ke kantor Satpol PP dilakukan pendataan.
“Kita beri peringatan dulu mereka, semoga dengan apa yang kita lakukan mereka tidak lagi mengulangi. Ini juga mencegah terjerumusnya anak-anak kita dalam pergaulan bebas terutama mereka yang masih duduk di bangku sekolah,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post