SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, mengizinkan KPU Kabupaten setempat, untuk menggunakan lapangan indoor 29 Nopember Sampit sebagai tempat penyimpanan logistik pemilu sekalipun lapangan tersebut telah diubah menjadi lapangan futsal standar yang bagus.
“Saat ini masih banyak organisasi yang memerlukan pinjam pakai bangunan gedung atau kantor. Nanti akhir tahun ini kita akan ada penggabungan 4 dinas itu nanti akan kita pertimbangkan gedungnya, bagaimana apakah bisa digunakan untuk Bawaslu atau KPU untuk menyimpan dokumen logistik, ” katanya, Selasa, 31 Oktober 2023.
Tahapan pemilu telah diselenggarakan salah satunya distribusi logistik ke wilayah ini. Sementara KPU diketahui belum memiliki gedung untuk penyimpanan logistik. Oleh sebab itu, pihaknya kembali mengizinkan KPU menggunakan lapangan indoor 29 Nopember Sampit yang ada di Jalan Cilik Riwut Sampit.
Sebelumnya, lapangan indoor yang digunakan untuk futsal itu biasa digunakan sebagai penyimpanan logistik dari tahun ke tahun. Namun menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XII yang diselenggarakan di Kotim fasilitas olahraga tersebut direhab hingga standar internasional.
Oleh sebab itu banyak warga terutama atlet futsal yang protes lapangan tersebut kembali digunakan untuk penyimpanan logistik dari akhir tahun 2023 sampai 2024 nanti.
“Saya juga mohon maaf terutama pada penggemar, atlet-atlet futsal. Sampai dengan saat ini saya diprotes karena lapangan futsal jangan dipinjamkan kepada KPU itu, meraka whatsapp dan SMS langsung ke saya. Saya juga kemarin sudah perintahkan Kadispora untuk mengecek gedung PLP di Km 4 siapa tahu di sana bisa digunakan untuk gudang KPU, ternyata di sana kurang representatif, ” terangnya.
Ditegaskan Halikin, digunakannya lapangan indoor itu bukan mengesampingkan hobi dan bakat, namun karena Pemilu ini menjadi tanggung jawab semua pemerintah dan rakyat dan sifatnya penting, jadi tidak bisa dikesampingkan.
“Jadi ini sangat prinsip sehingga harus menggunakan tempat yang aman, makanya saya izinkan gedung Indoor Futsal itu digunakan untuk gudang KPU 2023 sampai 2024,” terangnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kotim, Muhammad Rifqi mengungkapkan, dukungan pemerintah daerah untuk pelaksanaan pemilu dinilai luar biasa. Salah satunya meminjamkan gedung indoor untuk penyimpanan logistik.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bupati Kotim yang bersedia meminjamkan gedung indoor. Karena sekarang kami belum memiliki tempat yang representatif,” ujarnya.
Lanjutnya, selain gedung indoor pihak KPU tidak memiliki alternatif lain tempat yang lebih representatif dari segi keamanan kemudian juga tempat yang memadai.
“Semoga tahapan pemilu di Kotim berjalan lancar sampai nantinya berkat dukungan dari pemerintah daerah,” imbuhnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post