SAMPIT – Fenomena cuaca panas saat ini masih terjadi di beberapa wilayah Indonesia terutama di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Fenomena tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga 6 Oktober 2023 mendatang.
“Kondisi suhu panas diperkirakan masih akan berlanjut hingga bulan Oktober. Oleh karenanya BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi stamina tubuh dan kecukupan cairan tubuh terutama bagi warga yang beraktifitas di luar ruangan pada siang hari supaya tidak terjadi dehidrasi, kelelahan dan dampak buruk lainnya,”kata Kepala BMKG Bandar Udara H Asan Sampit, Musuhanaya, Senin, 2 Oktober 2023.
Lanjutnya, secara umum Indonesia akan mengalami musim hujan pada November 2023 namun hal ini tidak terjadi secara serentak.
Untuk itu masyarakat diminta memantau terus akun resmi BMKG untuk informasi update mengenai cuaca dan lainnya.
“Saat ini di Kabupaten Kotim sendiri masih terjadi peningkatakan jumlah titik panas, dimana ada sekitar 262 titik panas. Paling banyak di wilayah Kecamatan Baamang yakni 74 titik dan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang ada sebanyak 43 titik,”bebernya.
Sementara itu, dari pantauan citra satelit juga menunjukkan tidak adanya pertumbuhan awan hujan signifikan di seluruh wilayah Kabupaten Kotim. Sehingga diperkirakan jumlah titik panas ini masih bisa meningkat terutama jika ada kegiatan masyarakat yang menyebabkan timbulnya asap banyak sehingga bisa terdekteksi atau terbaca satelit sebagai titik panas.
“Mengingat kondisi seluruh wilayah Kalimantan tengah yang ditinjau dari analisis parameter cuaca menunjukkan indikator sangat mudah terbakar atau zona merah, sehingga kita menghimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas yang bisa berpotensi menyebabkan kebakaran,”tegasnya.
(dia/matakalteng.com)




















Discussion about this post