SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Status tersebut diperpanjang selama 14 hari ke depan.
“Kami perpanjang lagi dari 2-16 Oktober 2023 nanti. Kemudian akan kami lakukan evaluasi,” kata Asisten 1 Setda Kotim, Rihel, Senin 2 Oktober 2023.
Status tanggap darurat sebelumnya juga telah dilakukan perpanjangan dari tanggal September sampai 2 Oktober 2023, kali ini Pemkab Kotim kembali memperpanjang status tersebut dari 2-16 Oktober 2023.
Hal itu diungkapkan Rihel saat memimpin rapat evaluasi tanggap darurat di Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim.
Perpanjangan ini lantaran melihat kondisi karhutla yang masih terjadi. Selain itu, berdasarkan perkiraan cuaca dari Badan Klimatologi, Meteorologi dan Geofisika (BMKG) yang menjadi acuan utama. Disampaikan Rihel, cuaca panas masih akan terus terjadi meski ada potensi hujan pada dasarian kedua dan ketiga di Oktober ini, namun dalam kategori rendah.
“Sehingga lima hari ke depan masih Kotim masih mudah terbakar. Ini berdasarkan perkiraan BMKG, dan itu yang menjadi acuan kita untuk perpanjangan status tanggap darurat. Ini akan kembali evaluasi lagi, kalau masih belum ada hujan kemungkinan besar akan kami perpanjang lagi,” terangnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post