SAMPIT – Trend titik panas atau hotspot di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menurutnya selama Bulan September 2023 ini. Hal itu terjadi lantaran selama September terjadi hujan beberapa kali yang membuat titik api berkurang.
“Berdasarkan hasil olah dan analisis data titik hotspot, nampak trend titik hotspot selama bulan September menunjukan Downward trend atau pergerakan data dari waktu ke waktu terus menurun. Sehingga ini merupakan kabar baik,”kata Kabid Kedaruratan Dan Logistik BPBD Kotim, Agus Mulyadi, Jumat 15 September 2023.
Menurutnya, pada tanggal 15 September 2023 sekarang jumlah titik panas di wilayah Kotim ada sebanyak 25 titik setelah dua hari sebelumnya sebanyak 41 titik. Jika kondisi ini terus bertahan, tidak menutup kemungkinan Kotim akan kembali turun status.
“Terbanyak yaitu di Kecamatan Pulau Hanaut dengan jumlah 19 titik, Teluk Sampit 3 titik, Telawang 1 titik, Mentawa Baru Ketapang 1 Titik dan Bukit Santuai 1 titik,” bebernya. Tambahnya, Prakiraan Musim Hujan 2023/2024 pada 699 ZOM di Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami Awal Musim Hujan 2023/2024 pada bulan Oktober hingga Desember 2023 yaitu sebanyak 477 ZOM (68,24%).
“Jika dibandingkan terhadap normal awal musim hujan, Awal Musim Hujan 2023/2024 di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mundur yaitu sebanyak 446 ZOM (63,81%), sedangkan wilayah lainnya diprakirakan sama dengan normalnya yaitu sebanyak 56 ZOM (8,01%) dan maju terhadap normalnya yaitu sebanyak 22 ZOM (3,15%),” jelasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post