SAMPIT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan menggeser salah satu tenaga kesehatan dari Puskesmas Seranau. Itu dilakukan untuk mengisi kekosongan tenaga kesehatan (Nakes di Pustu Desa Terantang bagian hulu.
“Memang prioritas pemerintah daerah adalah semua desa yang memiliki pustu ataupun puskesdes itu ada nakesnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi, Rabu 16 Agustus 2023.
Disampaikan, meski demikian masih ada Pustu dan Puskesdes yang ada di desa tidak ada nakesnya. Salah satunya Pustu Desa Terantang Kecamatan Seranau. Dijelaskan, kekosongan di Pustu Terantang karena petugas sebelumnya telah lolos PPPK dengan penempatan di luar daerah Terantang.
“Sehingga di Terantang itu ada kekosongan perawat tetapi di sana ada bidannya karena memang bupati meminta di semua desa itu minimal ada tenaga kesehatan baik itu perawat ataupun bidan. Tapi kami tetap berupaya untuk menempatkan kembali perawat di pustu itu,” ucapnya.
Terkait hal itu diterangkan Umar, pihaknya telah melakukan telaah dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat untuk penetapan pegawai tersebut.
Hasilnya, pihaknya akan menggeser salah satu nakes dari Puskesmas setempat ke Pustu Terantang yang kosong itu. Sekalipun telah ada bidan di desa tersebut, namun keberadaan perawat akan membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan.
“Penggeseran itu prosesnya cepat. Kalau kekosongan hingga 5 bila itu karena proses belum ada pengangkatan tenaga kontrak, kemudian prosesnya panjang pengangkatan tenaga kontrak itu. Sehingga tenaga yang ada itu akan kami geser dari Puskesmas Mentaya Seberang digeser ke Terantang, kalau tidak salah di Terantang Hulu yang tidak ada perawatnya,” ucapnya.
Sementara Kepala Desa Terantang Aswandi Syukur menyebut hampir lima bulan Pustu di desanya sudah tidak ada perawatnya. Sehingga warganya mengeluh sekalipun ada bidan seperti yang disebabkan Kadiskes.
“Dulu ada, tapi setelah menikah dia pindah ikut suaminya. Memang ada bidan tapi kan beda. Kami harap Pustu kami segera diisi lagi dengan perawat, sehingga layanan kesehatan di desa kami berjalan dengan baik lagi,” harapnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post