SAMPIT – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Khairil Anwar menyampaikan, pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2023 ini tidak ada batasan. Berdasarkan data sebelum ada penambahan 184 JCH, 36 orang jamaah berusia 65 tahun keatas.
“Alhamdulillah tahun ini JCH lansia cukup banyak yang berangkat, karena sudah tidak ada batasan lagi,” katanya, Jumat 12 Mei 2023.
Sebelumnya, pada 2022 pemerintah Arab Saudi menerapkan batasan usia jemaah haji harus di bawah 65 tahun guna meminimalkan penularan Covid-19 tidak diberlakukan. Namun di tahun 2023 kebijakan tersebut telah dicabut.
“Sehingga jamaah prioritas lansia yang biasanya mendapatkan jatah 1 persen dari kuota untuk tahun ini naik menjadi 5 persen,” sebutnya.
Jika berdasarkan jumlah sebelum adanya penambahan kouta jamaah calon haji di Kotim, ada 184 jamaah yang diberangkatkan, 36 orang berusia 65 tahun ke atas. Dimana yang tertua berusia 92 tahun jamaah dari Kecamatan Pulau Hanaut.
“Prioritas lansia ini menjadi tantangan bagi petugas haji. Para jamaah harus sabar saling membantu dan menjaga kekompakan Insyaallah hasilnya akan luar biasa,” tuturnya.
Diketahui kini JCH Kotim tengah mengikuti tahapan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kemenag Kotim selama 10 hari. Sedangkan untuk keberangkatan sendiri belum dapat dipastikan lantaran adanya penambahan kuota cadangan JCH. Karena jadwal keberangkatan masih menunggu pembagian kloter dari Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post