SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Halikinnor meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemungut retribusi daerah agar kembali mengevaluasi nilai targetnya, agar target pajak dan retribusi dapat tercapai.
“Setiap OPD pemungut pasti mempunyai target masing-masing. Tolong dievaluasi lagi,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Jumat 28 April 2023. Lanjutnya, evaluasi tersebut bertujuan untuk memastikan apakah nilai atau target sesuai dengan kondisi di lapangan. Karena menurut Halikin, percuma jika OPD pemungut menaruh target besar namun tidak bisa mencapai.
“Seandainya tidak, berapa yang tidak sesuai. Saya minta itu dipenuhi. Contoh seandainya target Rp 1 miliar dibuat Rp2 miliar itu tidak rasional. Percuma juga target besar tapi tidak tercapai. Tapi jangan juga target Rp 1 miliar dibuat Rp100 juta. itu OPD malas,” ucapnya.
Dirinya menginginkan target pungutan itu disesuaikan. Dijelaskan, jika target Rp1 miliar maka jumlah tersebut yang harus dikejar. Oleh sebab itu evaluasi penting dilakukan. Sehingga mengetahui upaya untuk pencapaian target.
“Evaluasi juga untuk mengetahui apa kendalanya, dipelajari dan bisa untuk meningkatkan PAD kita. Nanti saya sendiri yang akan memimpin rapat evaluasi itu. Karena ada OPD yang santai,” sampainya. Ditambahkan Haliki, sampai dengan saat ini Kotim belum masuk kategori kabupaten mandiri.
Hal itu berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Makanya perlu kita genjot PAD ini. Karena berdasarkan hasil audit BPKP kita itu belum mandiri, tapi prakteknya seolah-olah fiskal tinggi. Hasil audit PAD kita masih di bawah 25 persen dari dana transfer,” demikiannya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post