SAMPIT – Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah mencapai 0,62 persen dari jumlah orang wajib KTP yaitu 308.309 jiwa. Sementara target yang harus dicapai oleh Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebesar 25 persen dari wajib KTP tersebut.
“Kami terus gencar melakukan jemput bola, dengan harapan target IKD sebesar 25 persen di tahun 2023 ini tercapai,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim, Agus Tripurna Tangkasiang, Kamis 13 April 2023.
Lanjutnya, dengan jemput bola yang dilakukan di perangkat kecamatan dan desa itu, bisa memberikan kemudahan bagi perangkat daerah di wilayah kecamatan yang akan melakukan pembuatan atau aktivasi identitas kependudukan berbasis digital (IKD).
Karena berdasarkan data, capaian aktivasi IKD di Kotim mencapai 1.941 jiwa atau 0,62 persen dari wajib KTP 308.309 jiwa. Sementara target Kotim tahun 2023 untuk aktivasi IKD kurang lebih 77.000 jiwa atau sekitar 25 persen dari wajib KTP.
“Jemput bola sudah kami lakukan di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Cempaga Hulu, Kota Besi, Cempaga dan terbaru di Mentaya Hilir Selatan. Jadi mereka tidak harus datang ke kantor kami,” imbuhnya.
Selain kecamatan, layanan jemput bola juga dilakukan kepada seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di kabupaten dengan cara mendatangi langsung Kantor SOPD. Sebelumnya pihak Disdukcapil membuat surat dan telah didistribusi ke tujuan surat untuk melakukan pelayanan jemput bola aktivasi IKD.
“Surat Disdukcapil perihal pelayanan jemput bola aktivasi IKD tersebut juga kami tujukan kepada pimpinan lembaga, instansi vertikal, BUMN, SOPD, kecamatan, perguruan tinggi serta sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Kotim,” ujarnya.
Agus berharap dukungan dari pihak terkait untuk menyampaikan aktivasi IKD di unit kerjanya kepada seluruh pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga kontrak agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami selalu siap untuk jemput bola aktivitas IKD, tergantung dari SOPDnya siap atau tidak. Kalau iya maka akan kami jadwalkan segera,” tegasnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post