SAMPIT – Keberadaan tempat yang dijadikan esek-esek atau kumpul kebo di wilayah Kecamatan Baamang menjadi pekerjaan rumah (PR) camat Baamang baru nantinya, dimana diduga kost harian atau rumah kos dijadikan sebagai tempat untuk melakukan tindakan asusila layaknya suami istri.
“Saya berharap untuk leader baru atau selanjutnya di Kecamatan Baamang ini dapat melakukan hal yang serupa untuk melakukan Pemantauan dan menerima informasi dari masyarakat, karena jujur saja kalau kita tidak ada informasi dari masyarakat dan media kita tentunya tidak tahu akan keberadaan kos harian yang dijadikan tempat berbuat asusila,” ungkap Adi Chandra saat ditemui wartawan ini, Selasa 28 Februari 2023.
Lanjut Adi, keberadaan sarana untuk melakukan tindak asusila itu, dirinya tidak bisa ia kata salah karena dimana, ada beberapa kos harian yang dijadikan tempat untuk berbuat tindakan asusila tersebut selama kepemimpinannya sebagai camat baamang dirinya bersama anggota Forkompincam dan TNI-Polri sudah pernah menggelar razia 4 sampai 5 kali.
“Kami berusaha keras untuk meminimalisir terjadinya penyakit masyarakat ini dimana sudah 4 sampai 5 kali kami menggelar razia dan menyisir kos harian yang ada di wilayah baamang ini. Namun ada juga yang terjaring razia dan kami memberikan pembinaan terhadap pasangan itu,” bebernya.
Pria yang biasa disapa Chandra tersebut menyebutkan, bahwa walaupun tempat kos harian yang terjaring razia gabungan tersebut, saat ini masih beroperasi yang dimana pasangan tersebut sempat tertangkap oleh pihaknya berduaan dan diduga melakukan tindakan asusila.
“Semua kost harian di wilayah Baamang ini sudah pernah kami susuri dalam operasi gabungan tersebut, namun masih ada juga yang beroperasi, untuk identitas dari para yang terjaring sudah kami copy dan simpan, untuk ditandai, jika orang-orang itu saja yang terjaring maka kemungkinan kami tindak ke dalam hukum tipiring,” jelasnya.
Untuk itu juga, dirinya berharap agar semua pihak terutama untuk Camat selanjutnya nanti, bisa melakukan penindakan dan membersihkan penyakit masyarakat yang ada di wilayah baamang ini, apalagi keberadaan kost harian baamang sangat banyak.
“Saya berharap semoga Baamang menjadi tempat yang bersih dari tempat asusila dan tempat menjadi perselingkuhan yang selama ini beredar di masyarakat. Ini juga menjadi PR untuk leader selanjutnya, untuk membasmi penyakit masyarakat yang ada di wilayah kita ini,” pungkasnya.
(gus/matakalteng.com)




















Discussion about this post