SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menerima penghargaan kepatuhan standar pelayanan publik dari Ombudsman. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor pada apel pagi di halaman kantor Pemkab Kotim.
“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kotim mengucapkan terimakasih kepada Ombudsman RI yang telah memberikan penghargaan kepada kami,” kata Bupati Kotim, Halikinnor, Senin 20 Februari 2023.
Apel pagi itu dihadiri seluruh pejabat dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta seluruh pegawai pemerintah yang ada di Kotim.
Dijelaskan, penghargaan itu sebagai bentuk kepatuhan Pemkab Kotim terhadap standar pelayanan publik. Bahkan, Bumi Habaring Hurung ini menjadi daerah yang terbaik diantara kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2022.
“Kotim terbaik di Provinsi Kalteng, meski ada indikator yang harus ditingkatkan dan diperbaiki. Tapi saya tetap apresiasi kepada seluruh OPD. Ini kerja keras dan tuntas mereka. Karena mereka lah yang berhadapan dan bersentuhan langsung dengan pelayanan publik,” ujarnya.
Namun ia juga meminta, penghargaan tersebut dijadikan semangat dan evaluasi agar dapat meningkatkan pelayanan publik, sehinggaa kedepan dapat mempertahankan dan mendapatkan yang lebih baik lagi.
“Kami bangga dengan penghargaan ini, tapi juga menjadi beban. Karena untuk mempertahankan itu juga tidak mudah. Namun kami terus mengupayakan menjadi yang terbaik, bukan untuk penghargaan tapi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara ini, Kepala Perwakilan Ombudsman Kalteng, Raden Biroum yang menyerahkan penghargaan itu mengungkapkan, Kotim mendapat nilai tertinggi yaitu 80.
“Penilaian itu merupakan gambaran pelayanan publik di Kotim. Kami tidak hanya menilai standar pelayanan publik tapi juga kompetensi penyelenggaraannya serta persepsi masyarakat yang diberikan,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Ombudsman juga menilai bagaimana input proses dan output. Disebutnya, untuk standar dan persepsi masyarakat cukup baik, hanya untuk input atau kompetensinya perlu ditingkatkan lagi.
“Selebihnya bagus-bagus. Memang Kotim dari tahun ke tahun bagus, tapi tahun 2022 menjadi nilai tertinggi di Kalteng,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post