“biasanya saya dapat satu hari Rp. 500 ribu namun saat event ini dagangan saya mengalami peningkatan dengan keuntungan kurang lebih Rp. 1,5 juta dalam event ini apalagi pas puncak. Semoga kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan oleh pemerintah, karena kami sebagai pedagang merasa terbantu untuk menjajakan makan dan minuman,” harapannya.
SAMPIT – Penyelenggaraan event Open Race Motoprix Bupati Kotim, yang diadakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Kota Sampit, selama dua hari pada 11 dan 12 Februari 2023 nepmberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat Kota Sampit.
“Penyelenggaraan event bergengsi ini memberikan efek atau dampak positif terhadap ekonomi masyarakat karena memang dalam kegiatan seperti ini hotel dan penginapan, rumah makan dan termasuk pedagang asongan juga laku artinya otomatis perekonomian kita bergerak,” kata Bupati Kotim, Halikinnor, saat di wawancara oleh wartawan ini. Senin, 13 Februari 2023.
Lanjut Halikin, bahwa ini juga merupakan sebuah event luar biasa yang memantik kebangkitan pariwisata untuk mengenalkan para pembalap atau penonton dari luar Kota Sampit tentang keindahan Bumi Habaring Hurung ini, seperti Ikon Jelawat, Taman Kota Sampit, Terowongan Nur Mentaya dan tempat wisata lainnya.
“Ini juga menjadi event yang luar biasa, dimana bisa menarik kebangkitan perekonomian kita setelah setelah beberapa tahun terakhir dikekang pandemi COVID-19,” ujarnya.
Selain itu event Open Race Motoprix Bupati Kotim, telah menciptakan peluang emas bagi UMKM lokal. UMKM yang menjual makanan dan minuman merupakan salah satu UMKM yang paling merasakan manfaat ekonomi dari penyelenggaraan event ini. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang pedagang minuman keliling Amang Zainal menuturkan
“Alhamdulillah dengan adanya event ini, kami bersyukur dimana penjualan kami mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa, kami menjual es kepada para penonton balapan ini cepat laku jadinya saya harus bolak balik ambil minuman untuk menjajakan kepada para penonton,” ungkapnya.
Dijelaskannya, seperti hal pada kegiatan-kegiatan yang lain diadakan di kota Sampit, menurutnya jualan dia paling laris pada event ini, karena mungkin juga faktor cuaca dan para penonton juga ada yang dari luar kota Sampit.
(gus/matakalteng.com)





















Discussion about this post