SAMPIT – Menjelang pergantian tahun masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim) padati ikon jelawat Kota Sampit. Ikon yang berada di pinggir sungai Mentaya itu, nampak sangat ramai di kunjungi masyarakat. Dimana lonjakan pengunjung ini tidak seperti hari biasanya.
Berdasarkan pantauan wartawan ini, warga dari berbagai daerah di Kotim tersebut memadati kawasan ikon Jelawat Kota Sampit, untuk merayakan malam pergantian tahun 2022 ke 2023, namun kawasan itu masih minim pencahayaan, tapi tak menyurutkan semangat masyarakat untuk berkunjung kesana, meskipun di tempat itu tidak ada agenda formal yang dilakukan pemerintah.
Salah seorang warga bernama Bila, mengatakan dia sangat senang karena tempat itu bisa menjadi objek wisata yang masih populer walaupun sebelumnya tidak terawat. Namun, saat ini, ia melihat bahwa ikon tersebut sudah dirawat kembali dengan dibuktikannya air yang berada di mulut ikan jelawat sudah lancar mengeluarkan air.
“Kami tetap antusias menghabiskan malam tahun baru di kawasan ini walaupun tidak ada hiburan panggung yang disiapkan pemerintah,” kata Bila (22) warga pengunjung di tempat itu, Sabtu 31 Desember 2022 malam.
Bila menambahkan, dirinya bersama warga lainnya yang memadati tempat itu sengaja datang ke tempat itu karena dianggap paling representatif untuk menyambut datangnya tahun baru. Apalagi di tempat itu di samping sungai Mentaya.
“Di sini juga kita bisa saksikan pesta kembang api yang spontan dilakukan oleh warga atau pengunjung yang sengaja membawa kembang api dalam jumlah besar,” pungkasnya.
(gus/matakalteng.com)



















Discussion about this post