SAMPIT – Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Mat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kasus ular masuk rumah warga cukup tinggi, sekitar 152 kasus sepanjang tahun 2022.
“Penyelamatan yang meningkat, banyak ditangani Bidang Keselamatan. Menangani ular masuk rumah paling banyak,” kata Kepala Disdamkar Mat Kotim, Hawianan, Selasa 20 Desember 2022.
Disebutnya, jumlah tersebut dari 277 penyelamatan hewan. Sementara sisanya adalah penyelamatan biawak air 11 kasus, sarang tawon (Vespa Affinis, Lebah Madu) ada 81 kasus, penanganan bangkai anjing ada 3 kasus, penanganan dari monyet ekor panjang, musang dan tikus ada 6 kasus serta dari penyelamatan anjing kampung dan kucing sebanyak 25 kasus.
“Penyelamatan yang kami lakukan sebagian besar dari binatang-binatang yang membahayakan keselamatan manusia, yang sifatnya mengganggu ketentraman,” imbuhnya.
Meningkatnya penanganan penyelamatan ini karena sebagian besar masyarakat langsung menghubungi pihaknya jika ada masalah seperti ini. Sehingga penanganan kasus seperti ular masuk rumah dapat ditangani dengan ahlinya yang memang telah terlatih dalam bidang tersebut.
“Memang cukup banyak dibanding tahun sebelumnya. Untuk kasus ular masuk rumah warga hanya 76 kasus di tahun 2021. Mungkin karena masyarakat belum mengetahui. Tahun 2022 kami gencar melakukan sosialisasi selain itu nomor layanan juga sudah banyak tersebar di masyarakat. Sehingga masyarakat mudah menghubungi kami,” ucapnya.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post