SAMPIT – Banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Bukit Santuai beberapa hari ini, khususnya di Desa Tumbang Penyahuan, telah surut. Puskesmas Tumbang Penyahuan yang sempat terendam saat ini mulai dibersihkan.
“Saya dan tenaga kesehatan lainnya mulai membersihkan gotong royong mulai membersihkan puskesmas sisa genangan air dan lumpur. Karena sekarang air sudah mulai surut,” kata Kepala Puskesmas Tumbang Penyahuan, Roly Pahrizanuari, Senin 12 September 2022.
Disampaikan, beberapa hari yang lalu puskesmas itu tergenang air dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sempat terganggu. Banjir kerap kali menghantui tatkala hujan deras dengan durasi lama mengguyur kawasan tersebut. Namun pihak puskesmas telah bersiap sedia dengan memindah peralatan medis dan obat-obatan ke lokasi yang lebih tinggi, sehingga tak ikut terendam banjir.
“Kami berharap intensitas hujan tak kembali tinggi dan debit air tak kembali meningkat. Sehingga pelayanan puskesmas dapat kembali normal. Sejauh ini belum ada keluhan kesehatan dari masyarakat yang terdampak banjir. Hanya ada 2 pasien kemarin yang mengeluh sakit, muntah-muntah dan 1 pasien melahirkan. Tapi itu semua sudah ditangani,” ucapnya.
Saat tidak dapat digunakan, pelayanan kesehatan dialihkan ke Posyandu Flamboyan, Jalan Ongko Karahang, Desa Tumbang Penyahuan, depan kantor Kecamatan yang berada di dataran lebih tinggi. “Semoga besok sudah bisa melayani masyarakat di Puskesmas,” harap Roly.
Diketahui sebelumnya, banjir yang merendam Kecamatan Bukit Santuai, turut merendam Puskesmas Tumbang Penyahuan karena letaknya di dataran rendah. Ini pun membuat pelayanan kesehatan pun sempat terganggu. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur juga berencana merelokasi puskesmas tersebut ke tempat yang lebih tinggi. Dengan harapan apabila terjadi banjir pelayanan kesehatan tetap bisa terlaksana.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post