SAMPIT – Pada tahun mendatang, ditargetkan seluruh wilayah di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah terang atau teraliri listrik.
Camat Kota Besi Gusti Mufaki mengatakan, pada tahun ini, sudah ada dua daerah yang berhasil diusulkan, bahkan terpasang jaringan listrik yakni Desa Pamalian dan Rasau Tumbuh. Sementara pada tahun 2023 akan kembali di pasang di Desa Hanjalipan.
“Tinggal satu daerah di Desa Hanjalipan saja saat ini belum ada listrik dari PLN, namun ini sudah kami usulkan ke UP2K PLN Palangka Raya, dan 2023 akan dipasang. Pengusulan untuk dua daerah yang sudah terpasang pada 2022 ini juga kemarin kami usulkan langsung ke UP2K PLN Palangka Raya,” kata Gusti, Sabtu 10 September 2022.
Pihaknya berkomitmen membantu masyarakat di daerah pelosok untuk merasakan listrik yang selama ini sudah dinikmati masyarakat di kota. Apalagi listrik sekarang ini sudah bukan hal yang mewah lagi, sehingga semua masyarakat sudah seharusnya merasakan kemudahan beraktivitas dengan bantuan listrik.
“Masuknya PLN di Desa merupakan sebuah keinginan masarakat yang telah lama di nantikan selama beberapa tahun terakhir. Kini masyarakat Desa khususnya di Pamalian dan Rasau Tumbuh sudah bisa merasakan penggunaan listrik sejak pertengahan tahun ini,” ungkapnya.
Selama ini masyarakat hanya menggunakan penerangan tenaga disel yang berskala kecil dengan biaya cukup besar. Ada juga yang menggunakan penerangan yang memanfaatkan tenaga surya.
“Yang tenaga surya ini banyak kami temukan di Desa Pamalian, kalau siang cuacanya mendung maka saat malam hari lampu yang menyala juga redup. Kami bersyukur, usulan kami langsung disambut baik oleh pihak PLN, dan semoga tidak memakan waktu lama untuk pemasangannya, sehingga masyarakat bisa terbantu dalam aktivitas sehari-harinya,” ucapnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post