SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta Camat dan Lurah di Baamang, Sampit, untuk melakukan inventarisasi tanah yang ada di sekitaran Jalan Cilik Riwut dalam waktu dekat ini. Dirinya pun menyarankan kepada warga yang memiliki tanah di sekitaran jalan tersebut untuk dijual atau disewakan kepada pemerintah daerah (Pemda) setempat.
“Tahun ini tiang lampu yang berbentuk terowongan Mina akan mulai digarap di Jalan Cilik Riwut yang masuk Kelurahan Baamang Tengah dan Barat,” kata Halikinnor, Senin, 5 September 2022.
Dirinya pun meminta kepada Camat dan Lurah setempat untuk menginventarisir tanah yang ada di sebelah kanan dan kiri jalan tersebut. Pasalnya jika lampu seperti terowongan Mina terpasang, maka kawasan tersebut juga akan dijadikan pusat kuliner di Kota Sampit.
“Alatnya sudah datang, sehingga pertengahan bulan ini sudah mulai dipasang. Jadi nanti ketika masuk Kota Sampit dari arah Palangkaraya, seperti ada di Mina, Arab Saudi. Di sana juga akan kami jadikan pusat kuliner, sehingga kafe atau sejenisnya yang ada di Sampit, akan kami pusatkan Jalan Cilik Riwut,” paparnya.
Lanjutnya, oleh sebab itu ia meminta inventarisir karena nantinya tanah tersebut akan digunakan untuk tempat cafe dan kuliner lainnya. Sehingga orang nomor satu di Kotim itu menyarankan kepada warga yang memiliki tanah di kawasan tersebut untuk dapat menjual atau menyewakan kepada Pemda Kotim.
“Jadi yang punya tanah di sekitaran situ bisa dijual ke Pemda atau di sewakan. Daripada jadi lahan tidur atau tidak terpakai dan ditumbuhi rumput, lebih baik dimanfaatkan,” ucapnya.
Dirinya menilai dengan begitu, setidaknya bisa membantu masyarakat khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lantaran ada tempat untuk memasarkan produknya. Hal itu juga didukung dengan akan dijadikannya tempat car free day di kawasan tersebut.
“Jalannya juga akan kami perbaiki, sehingga Sabtu Minggu jalan itu ditutup karena untuk Car Free Day. Sehingga nantinya sebagai tempat kunjungan wisata dari bundaran bandara sampai ke Hotel Wella. Jadi jangan terkejut nanti, mohon kalau waktu dikerjakan, perjalan warga sedikit terganggu itu dimaklumi. Makanya bapak dan ibu RT di lingkungan yang ada di sekitaran situ bisa menyampaikan ke warganya. Saya mohon dukungan masyarakat,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post