SAMPIT – Asisten l Bidang Administrasi, Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Alang Arianto menegaskan, untuk konsorsium perbaikan Jalan Lingkar Selatan atau Mohammad Hatta, Sampit dari transportasi belum ada kejelasan.
“Transportir belum ada kejelasan sampai sekarang. Sementara untuk perusahaan besar swasta (PBS) sebagian besar telah memberikan kontribusinya,” kata Halikin, Senin 29 Agustus 2022.
Pihaknya telah memberikan batas waktu terkait konsorsium untuk perbaikan jalan lingkar selatan tersebut hingga akhir Agustus 2022. “Yaaa intinya kami tunggu sampai tanggal 31 Agustus ini. Karena ada beberapa PBS juga yang masih dalam proses,” imbuhnya.
Namun jika sampai batas waktu tersebut belum ada kejelasan bagi transportir maupun PBS yang belum berkontribusi itu, pihaknya akan meminta arahan dari pimpinan yaitu Bupati Kotim Halikinnor, untuk tindaklanjutnya.
Sehingga dirinya berharap transportir maupun PBS yang belum memberikan kontribusinya dapat segera. Agar Jalan Mohammad Hatta dapat segera diperbaiki. Dengan harapan tidak ada lagi kendaraan angkutan berat melintas dalam kota. “Keputusannya nanti di tangan pimpinan, dan kita rapatkan kembali mengenai tindak lebih lanjut,” tutupnya.
Diketahui saat ini konsorsium perbaikan jalan lingkar selatan telah terkumpul sebesar Rp2 miliar. Itu semua berasal dari PBS. Sementara total anggaran yang diperlukan untuk perbaikan jalan, berdasarkan perhitungan Dinas PUPR Kotim beberapa waktu lalu yaitu sebesar Rp 4,7 miliar.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post