SAMPIT – Lomba Adzan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Masjid Wahyu Al Hadi secara resmi ditutup oleh Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor, Senin, 29 Agustus 2022, malam.
Orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung itu meminta kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap tahun dan harus lebih meriah dari sebelumnya. Bahkan dirinya mengharapkan lomba di tahun selanjutnya digelar untuk seluruh kecamatan yang ada di Kotim.
“Setiap kecamatan luar kota, mengirimkan pesertanya. Dan tidak hanya tingkat SD dan SMP, tapi juga SLTA sederajat. Supaya mereka tidak lagi masuk dalam pergaulan bebas. Selain itu, masih ada juga anak SMA yang tidak bisa adzan. Jadi ini sangat bagus,” ucapnya.
Menurutnya, dengan adanya lomba adzan, maka ustadz di setiap masjid, mushola maupun langgar akan mengajarkan anak-anak uuntuk adzan. Sehingga tidak ada lagi anak di Kotim yang beragama muslim tidak bisa adzan.
“Juga akan membuat anak-anak mempunyai budi pekerti. Karena adzan ini merupakan panggilan untuk melaksanakan shalat wajib. Diketahui bahwa shalat merupakan tiang dari agama muslim. Jadi perlu diperkuat agar nantinya menjadi anak-anak yang sholeh dan pemimpin yang berakhlak,” lanjutnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post