SAMPIT – Sempat turun pasca Lebaran Idul Fitri 1443 H lalu, kini harga ikan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali melambung. Hal itu disebabkan cuaca ekstrim yang belakangan ini terjadi, sehingga para nelayan kesulitan untuk menangkap ikan.
Salah seorang pedagang ikan di Kota Sampit Jiah mengatakan, kenaikan harga dikarenakan stok ikan kosong, baik dari tengkulak maupun dari nelayan. “Sepertinya karena gelombang tinggi. Jadi, banyak nelayan yang tidak melaut sehingga ikan kosong. Kalaupun ada, itu hanya sedikit atau sisa-sisanya saja. Di pasaran saja sudah mulai kosong ikan, tidak banyak lagi jenisnya,” ujarnya, Jumat 27 Mei 2022.
Diketahui, harga ikan rata-rata naik berkisar antara 30 hingga 50 persen dari harga normal. Salah satunya harga ikan tongkol yang biasanya Rp 35 ribu kini menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Itupun untuk jenis tongkol ada dua macam, tongkol biasa dan tongkol sisik.
“Kalau tongkol sisik biasanya lebih mahal lagi. Kemarin harga ikan sempat turun setelah mengalami kenaikan saat lebaran, namun turunnya hanya sedikit dan masih tergolong mahal harganya. Nah karena saat ini sedang kosong, harga ikan malah tambah mahal lagi,” tegasnya.
Sementara itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sekitar perairan laut jawa dan Kalimantan Tengah bagian barat. Sehingga para nelayan diminta untuk menunda pelayaran guna antisipasi keselamatan.
“Pada tanggal 26 hingga 28 Mei 2022 pukul 19.00 WIB Peringatan Tinggi Gelombang 1.25 -2.5 Meter (Sedang) berpeluang terjadi di Laut Jawa Bagian Tengah, Perairan Jepara, Perairan Pati dan Rembang,” kata Musuhanaya selaku Kepala BMKG Bandar Udara H Asan Sampit.
Sementara untuk kondisi Sinoptik Wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah bagian Barat, Laut Jawa Bagian Tengah, Perairan Kep. Karimun Jawa, Perairan Brebes – Pemalang, Perairan Pekalongan – Kendal, Perairan Semarang – Demak, Perairan Jepara dan Perairan Pati – Rembang keadaan cuaca umumnya berawan berpeluang hujan. Angin bertiup dari Tenggara Barat Daya kecepatan berkisar 2 – 25 Knots. Tinggi Gelombang laut 0.2 – 2.0 meter.
(dia/matakalteng.com)




















Discussion about this post