SAMPIT – Wisata Pantai Ujung Pandaran yang terletak di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), hingga perayaan Idul Fitri hari ke 4 ini masih dipenuhi pengunjung. Bahkan suasana pantai tidak jauh berbeda dari hari lebaran ke 2 dan ke 3.
Banyak pengunjung yang berdatangan sejak dini hari, ada pula pengunjung yang memang sudah menginap di pantai satu hari sebelumnya. Pengunjung silih berganti datang dan pergi di sejumlah penginapan yang tersedia di pinggiran pantai tersebut.
“Kami sengaja liburan ke pantai hari raya ke 4, karena biasanya kalau hari raya ke 2 pasti penuh. Tapi ternyata hari ini juga masih penuh,” kata pengunjung Pantai Ujung Pandaran, Ridwan, Kamis 5 Mei 2022.
Ia mengaku tidak berminiat untuk menyewa penginapan, melainkan menginap di pantai dengan memasang tiga buah tenda bersama teman-temannya. Selain untuk menikmati alam dan sensasi camping, hal ini juga untuk menghemat biaya selama liburan.
“Kami sudah membawa tenda, tinggal di pasang saja. Peralatan masak pun kami bawa. Paling kalau mau beli cuma beberapa cemilan atau minuman saja, selebihnya kami bawa dan masak sendiri. Biar lebih terasa suasana liburan di pantainya,” ujarnya.
Terpisah, pengelola salah satu tempat wisata di Ujung Pandaran Basri mengatakan, pihaknya tetap mengingatkan untuk para pengunjung memperhatikan kebersihan lingkungan dan menjaga protokol kesehatan.
“Bahkan sebelum masuk pun ada pemeriksaan suhu tubuh, jadi Insya Allah aman saja. Kalau terkait penggunaan masker itu tergantung pengujung sebenarnya, karena mereka bermain air tidak mungkin menggunakan masker. Jadi bebas saja selagi masih aman,” tegasnya.
Ia mengaku selama beberapa hari ini pengunjung memang membludak, bahkan lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya ketika belum ada pandemi. Ia memperkirakan hal ini lantaran masyarakat sudah rindu liburan bersama keluarga setelah dua tahun lamanya tempat wisata ditutup pemerintah ketika momen liburan.
“Jadi setelah diizinkan pemerintah, pengunjung langsung membludak. Kita bersyukur pemerintah sudah memperbolehkan buka, dan semoga kedepannya pandemi segera berakhir agar kami juga pengelola tempat wisata bisa berjalan lancar,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post