SAMPIT – Rencana pembuatan pabrik es oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Perikanan Kotim akan kembali ditindaklanjuti setelah lebaran, yakni dengan menggelar pertemuan antara investor dengan Bupati Kotim Halikinnor.
Kepala Dinas Perikanan Kotim Ahmad Sarwo Oboi mengatakan, pihaknya sudah melakukan kegiatan studi pembelajaran ke pabrik es milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang ada di TPI Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
“Jika ada kendala dengan pihak ketiga maka sudah dipastikan pembangunan pabrik es akan dilakukan dengan menggunakan dana APBD tahun 2023. Begitu juga terkait dengan pengelolaan pabrik es apabila sudah terbangun nanti, apakah akan dilakukan oleh pihak ketiga atau pemerintah masih akan melihat perkembangan kedepan,” ujarnya, Minggu 17 April 2022.
Lanjutnya, pembangunan pabrik es diperkirakan membutuhkan anggaran Rp 3 miliar. Yakni ada dua kemungkinan pembiayaan untuk pembangunan pabrik es tersebut, pertama dengan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kotim atau yang kedua dengan didanai oleh pihak ketiga.
“Kalau yang mengerjakannya pihak ketiga tahun 2022 ini sudah terbangun, tapi kalau dengan dana APBD kemungkinan tahun 2023 pabrik es sudah terbangun. Kita akan bangun pabrik es dgn dua mesin, untuk es balok dan satu mesin untuk es curah atau es flake. Dengan kapasitas pabrik rencananya 5 ton per hari,”ungkapnya.
Pabrik es tersebut rencananya akan dibangun di komplek Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sentra Perikanan Terpadu di Desa Sei Ijum Raya Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kotim. Rencana pabrik tersebut akan memproduksi es dengan dua mesin.
(dia/matakalteng.com)




















Discussion about this post