SAMPIT – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi menyebutkan, saat ini khususnya di Kotim tengah memasuki musim pancaroba atau musim peralihan, yang kerap kali pada saat seperti ini muncul berbagai penyakit salah satunya demam berdarah atau DBD. Apalagi ujarnya, di musim pancaroba ini masih sering terjadi hujan lebat. Sehingga banyak daerah-daerah yang tergenang air dan menjadi lembab yang biasanya menjadi tempat nyamuk bersarang.
“Sampai hari ini saja kita sudah ada lima kasus DBD di Kotim, kita sudah melakukan tracing dan penyemprotan di lokasi munculnya kasus tersebut. Kita berharap apalagi ini musim pancaroba, masyarakat lebih aktif membersihkan lingkungannya,” kata Umar, Senin 31 Januari 2022.
Lanjutnya, pada musim seperti ini, kemungkinan perkembangan nyamuk juga semakin pesat, maka dirinya meminta masyarakat agar bisa membersihkan lingkungannya, membuang sampah pada tempatnya, kemudian membuang dan menutup sampah-sampah botol dan lain sebagainya.
“Sehingga tidak ada tempat bagi nyamuk bertelur dan kasus DBD ini bisa kita atasi bersama. Karena pencegahan tidak hanya tanggung jawab petugas kesehatan atau pemerintah saja, namun juga melalui kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, terutama sampah-sampah botol dan kaleng yang biasanya tergenang air pada saat hujan. Nyamuk akan suka bersarang di tempat seperti itu, jadi harus diperhatikan,” tegasnya.
Dia juga mengingatkan, agar masyarakat yang mengalami atau ada keluarga yang mengalami demam namun tidak kunjung sembuh harus segera diperiksa dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, agar dapat segera dideteksi kalau-kalau terkena DBD. “Namun kita berharap tidak ada lagi kasus DBD ditemukan, cukup yang lima ini saja dan semoga lekas sembuh,” ungkapnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post