SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyebut tidak ada larangan bagi seniman untuk menggelar pertunjukan musik meskipun pada malam hari untuk wilayah Kotim saat ini.
“Pertunjukan musik sekarang boleh saja, asalkan dengan protokol kesehatan (Prokes) dan mengikuti ketentuan yang telah dibuat,” katanya saat menghadiri kegiatan hari jadi Asosiasi Seniman Musik Kotim (Assik), Rabu 22 Desember 2021.
Dicontohkan, jika pertunjukan musik digelar di salah satu desa, maka yang bersangkutan atau pembuat acara harus membuat laporan kepada Satuan Tugas (Satgas) yang ada, begitupun tingkat kecamatan, maupun kabupaten. Terkecuali pertunjukan musik yang besar dengan dihadirkan cukup banyak masyarakat, maka diwajibkan melapor ke Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten. “Misalnya pernikahan ada hiburannya musik yang digelar malam, maka yang punya acara itu melapor ke Satgas setempat bukan senimannya. Kecuali para seniman yang punya acara baru mereka yang melapor,” jelasnya.
Diungkapkan pula pada pertunjukan musik itu tidak ada pembatasan waktu, namun ditegaskan pembatasan jumlah pengunjung yaitu sebanyak 75 persen dari kapasitas tempat pelaksanaan. “Tidak ada batasan waktu karena sekarang tidak ada pembatasan jam malam. Tapi namanya kita hidup tidak sendiri jadi harus memikirkan yang lainnya seperti tetangga kalau sampai terlalu malam takut mengganggu istirahat,” terangnya.
Belum lama ini ketua Assik Kotim Yehezkiel Imanuel mengeluhkan peraturan tampil pada malam hari. Dijelaskan, mereka belum mengetahui aturan yang baru. “Kalau tampil pada pagi atau siang kami biasa, tapi kalau malam kami belum tahu. Selama ini kami ragu kalau disuruh tampil malam karena takut dibubarkan,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, dirinya mencari kepastian terkait peraturan tampil pada malam hari. Menurutnya, jika tidak diperbolehkan maka pihaknya akan mematuhi karena mengingat pandemi masih ada. Namun jika diperbolehkan pihaknya akan sangat bersyukur dan tetap mematuhi syarat yang diberlakukan. “Kalau diperbolehkan kami dan rekan seniman lainnya tentu sangat bersyukur, karena permintaan untuk tampil pada malam hari itu juga cukup tinggi terutama di daerah pedalaman. Tentu hal itu dapat membantu kami dalam kesejahteraan,” ucapnya.
(dev/matakalteng.com)



















Discussion about this post