SAMPIT – Menjelang akhir tahun, seluruh Camat diminta untuk lebih intensif memberi pendampingan kepada desa dalam perencanaan pembangunan Desa.
Bupati Kotim Halikinnor saat membuka rapat kerja seluruh Camat dan Kepala Desa se Kotim mengatakan memasuki bulan November 2021 pelaksanaan pembangunan dan keuangan Desa tahun 2021 akan segera berakhir, perencanaan pembangunan Desa tahun 2022 harus segera diselesaikan.
“Untuk itu beberapa persyaratan untuk kelancaran pelaksanaanya harus segera dipenuhi. Sehingga saya minta Camat, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, pendamping desa lebih intensif mendampingi Desa,” katanya, Rabu 27 Oktober 2021.
Dijelaskan Halikinnor tidak semua desa memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang menunggu, terutama Desa yang berada jauh dari Kota. Sehingga perlunya pendamping tersebut agar mereka tidak terlambat dalam penyampaian APBD.
“Kami memang memahami SDM tingkat desa itu tidak sama. Desa yang dekat perkotaan SDMnya lebih bagus namun yang letaknya terpencil itu terbatas. Oleh sebab itu perlu dikawal oleh pihak Kecamatan maupun Kabupaten. Sehingga mereka tidak terlambat dalam penyampaian APBD,” jelasnya.
Karena selama ini yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pembangunan maupun pengelolaan keuangan Desa salah satunya keterbatasan SDM tersebut yang belum seragam dalam memahami tugas dan kewajibannya, serta peraturan Desa yang selalu berubah-ubah dengan waktu yang relatif cepat.
“Hal itu harus diatasi secara bertahap dan berkelanjutan. Oleh sebab itu saya tekankan kembali kepada OPD dan instansi terkait harus selalu berkoordinasi dan bersinergi membantu aparat Desa dalam menjalankan tugasnya,” pungkas Halikinnor.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post