SAMPIT – Beberapa desa di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terdampak banjir akibat intensitas curah curah hujan yang cukup tinggi. Salah satu desa yang terdampak banjir yaitu Desa Hanjalipan Kecamatan Kota Besi.
Dari pantauan media ini di lapangan, Senin 13 September 2021, ketinggian air sudah 2 meter, dimana sudah menggenangi seluruh rumah warga setempat. Sekretaris Desa Hanjalipan, Karyadi mengatakan, sudah hampir tiga pekan banjir tersebut menggenangi desa mereka dan warga terpaksa harus membuat apar-apar dalam rumah mereka untuk tempat tinggal sementara.
“Hari ini sudah mulai ada penurunan banjir tetapi tidak terlalu signifikan, hanya 3 jari dari sebelumnya,” katanya, Senin 13 September 2021. Akibat banjir tersebut aktivitas warga lumpuh total, warga beraktivitas hanya bisa menggunakan perahu kecil atau dengan kelotok.
“Memang desa kami ini tiap tahun langganan banjir, tetapi ini yang tinggi banjirnya,” ucapnya. Sementara itu, bantuan bantuan ke Desa Hanjalipan terus mengalir dari pemerintah maupun dari para komunitas komunitas yang ada di daerah Kotim, berupa sembako dan obat obatan. “Alhamdulillah ada perhatian untuk desa kami, jadi bantuan mengalir terus,” tutupnya.
(brh/raf/matakalteng.com)




















Discussion about this post