SAMPIT – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Sampit beberapa waktu lalu membuat sejumlah ruas jalan digenangi air yang cukup tinggi. Hal ini pun menjadi perhatian Pemerintah Daerah Kotawaringin Timur (Kotim)
Bupati Kotim Halikinnor mengungkapkan jika banjir kembali terjadi untuk wilayah dalam kota,dirinya akan menerjunkan alat berat. “Saya akan kirim alat berat langsung untuk mengeruknya,” katanya, Minggu 12 September 2021.
Seperti yang terjadi di Jalan Jendral Sudirman Km 4 beberapa waktu lalu yang sempat terendam banjir hampir setiap tahunnya jika hujan terus mengguyur Kota Sampit. Diungkapkan Halikinnor, penyebab banjir itu salah satunya adalah drainase yang tidak berfungsi dengan baik. Oleh sebab itu alat berat diturunkan untuk membersihkan dan memperlancar saluran drainase tersebut.
“Tapi jangan ada masyarakat yang protes kalau ada pengerukan drainase. Karena kita tau di sana bagian atas drainase tertutup jadi kita tidak tahu apakah tersumbat atau tidak,” tegasnya.
Dirinya juga meminta kepada warga setempat untuk saling bergotong royong membersihkan dan menjaga lingkungan setempat, agar banjir tidak lagi terjadi di wilayah itu. Karena tidak hanya lalu lintas yang terhambat namun rumah warga juga ikut terkena imbas. Pasalnya air tersebut masuk hingga dapur rumah sebagian warga. “Bebas banjir merupakan program kami, jadi kami upayakan agar tidak lagi banjir,” tutup Halikinnor.
(dev/hab/matakalteng.com)





















Discussion about this post