SAMPIT – Nelayan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum terima ATM Nelayan Berkah program dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kotim, Harianto mengatakan, ATM Nelayan itu belum didistribusikan oleh Dislutkan Provinsi Kalteng ke nelayan yang berada di Bumi Habaring Hurung.
“Di Kotim masih belum nerima kalau itu, sepertinya baru akan didistribusikan oleh mereka,” katanya, Senin 6 September 2021.
ATM Nelayan Berkah ini merupakan program lanjutan dari Asuransi Nelayan pada tahun 2020 lalu, untuk mendorong dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Asuransi Nelayan itu sebelumnya diterima oleh 2.000 nelayan yang ada di Kotim. Dengan adanya Asuransi Nelayan itu para nelayan dapat mengklaim jika terjadi kecelakaan dalam bekerja.
“Itu yang menentukan pusat ada sekitar 2.000 nelayan, itu sudah dari tahun 2020 lalu. Jadi mereka yang memperoleh kartu Asuransi Nelayan bisa mengklaim jika terjadi sesuatu,” jelas Harianto.
Kartu ATM Nelayan Berkah ini juga memiliki banyak manfaat, diantaranya sebagai kartu identitas nelayan Kalteng, memberi kemudahan fasilitas layanan maupun operasional perbankan bagi nelayan perikanan tangkap. Adapun kemudahan dimaksud, yakni menunjang aktivitas kegiatan penangkapan ikan nelayan perikanan tangkap di Kalteng, sehingga nelayan bisa lebih mengenal berbagai layanan perbankan sebagai penunjang aktivitas mereka.
(dev/hab/matakalteng.com)





















Discussion about this post