Tidak Takut Jarum Suntik, Lansia ini Siap Divaksin Agar Covid-19 Musnah

SAMPIT – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Hingga saat ini jumlah kasus terkonfirmasi masih cukup tinggi. Data terbaru per 20 Mei 2021 dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menunjukkan angka kasus aktif sebesar 213 orang. Dengan total terkonfirmasi positif 2.447 orang.

Kasus berat dan meninggal juga tidak sedikit jumlahnya. Salah satunya dialami juga oleh kelompok lansia. Lansia merupakan kelompok rentan yang berisiko tinggi mengalami komplikasi berat jika terkena Covid-19.

Baca juga berita lainnya

Pemerintah telah mengalokasi vaksin prioritas bagi lansia. Hal ini dikarenakan banyak manfaat yang akan diperoleh, antara lain merangsang sistem kekebalan tubuh, mengurangi resiko terjadinya penularan Covid-19, ketika tertular dampaknya tidak berat dan mencapai herd immunity (Imunitas kelompok).

Salah seorang lansia yang menjalani vaksin pada hari ini, 22 Mei 2021 di Puskesmas Ketapang II yakni Ruslandi Batur (71) mengatakan, dirinya tidak merasa takut sama sekali dengan jarum suntik vaksin. Karena ia sudah mempersiapkan diri untuk menyukseskan program tersebut.

“Saya merasa sangat berterimakasih karena pemerintah memberikan vaksin ini khususnya bagi kami yang sudah tua. Kami akan berupaya mencegah penyebaran Covid-19 dengan cara mengikuti vaksin ini,” ujar Ruslandi, Sabtu 22 Mei 2021.

Dirinya berharap, dengan vaksinasi ini pemerintah dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tidak hanya di Kotim namun juga di muka bumi ini harus dimusnahkan.

“Waktu disuntik saya tidak merasakan apa-apa, tidak sakit sama sekali. Mungkin karena saya sangat bersemangat ingin Covid-19 ini segera musnah dari muka bumi,” ungkapnya sambil tersenyum.

Sebelum dilakukan vaksinasi Covid-19, lansia akan di skrining dengan menjawab pertanyaan khusus seperti apakah mengalami kesulitan untuk naik 10 anak tangga, apakah sering merasa kelelahan, apakah memiliki paling sedikit 5 dari penyakit (Hipertensi, Diabetes, Kanker.

Selain itu, Penyakit Paru Kronis, Serangan Jantung, Gagal Jantung Kongestif, Nyeri dada, Asma, Nyeri sendi, Stroke dan Penyakit ginjal), apakah mengalami kesulitan berjalan kira-kira 100 sampai 200 meter, apakah mengalami penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun terakhir.

Jika terdapat tiga atau lebih jawaban “ya” untuk pertanyaan tersebut maka vaksin tidak dapat diberikan. Meski vaksinasi ini bisa menimbulkan efek samping, Ruslandi mengaku tetap bersedia di vaksin karena sudah tidak ingin lagi pandemi Covid-19 menyiksa masyarakat.

“Ada yang tidak bisa bertemu keluarga, ada yang harus berpisah bahkan ada yang sampai dipecat. Saya sangat sedih dengan keadaan ini, sudah dua tahun kita hidup dalam pandemi,” sebutnya.

Sebelum ke lokasi vaksinasi, lansia melakukan skrining/ pengecekan awal tentang kondisi penyakit dan kerentanan minimal 3 (tiga) hari sebelum jadwal vaksinasi agar jika terdapat penyakit dapat diobati terlebih dahulu dan dapat diketahui sebelumnya jika termasuk kategori tidak layak.

Skrining dapat dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing atau di Posyandu lansia/ Posbindu PTM/ Puskesmas, Rumah sakit, Dokter Praktik, atau tempat lain yang disepakati bersama.

Efek samping vaksinasi bisa saja terjadi. Beberapa orang mungkin akan mengalami gejala efek samping yang berbeda. Bahkan ada juga yang tidak mengalami efek samping.

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi: nyeri, bengkak, gatal, kemerahan (pada area tempat penyuntikan), nyeri otot, demam, rasa lelah, mual, muntah, sakit kepala, lapar atau ngantuk (pada tubuh).

“Saya datang sendiri ke puskesmas, karena saya masih kuat naik sepeda motor sendiri. Semoga dengan ini saya dapat membantu pemerintah dalam memerangi virus mematikan ini,” tutupnya.

(dia/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

<>

<"
<

cla{"ary_backgrdary_backgr":"div cic"}tent">Loari to your der0uon a-lowcom)
leinput ata-tyshowt nam-tyusernam-" povcehckyHo="Usernam-" vsouel"mdcom)leinput ata-typv cwordt nam-typv cwordt povcehckyHo="Pv cwordt vsouel"mdcom)leinput ata-tycheckboxlleria-lmd_5tyegmen_numme">Rgmen_nu MoPoria-l>com)
. . .3686" datrloadiLoatIn3>com)
<>your pv cword.com)
leinput ata-tyshowt nam-tyuser_loari" povcehckyHo="Your sef=" or usernam-t vsouel"mdcom)
<>Pv cwordt 86" dpro,"s=="Pro,"s=i> . . .3686" datrloadiR/p><>Pv cwordt>com)
vfla = ["view000uonceb]2"}; eviIM.nextiIMD":"def()); pupsekny:"disss eviIM.nextiIMD":"def(); docudiIM.,"se { if ( eviIM.detf=".isOpmit) DevToolsIsOpmi(); }); } funr sec DevToolsIsOpmi() { if ( ss='navor.userAgiIM.{ndexOf('iPhoni') > -1t) return st":f; ipt>doc_html = docudiIM.getE
2026
{ pupseklazy_preBry_backgrs =LdocudiIM.querySs { entrles.d_5Each( ( entry ) => { if ( entry.isIne_oper sng ) { istmlazy_preBry_backgri= entry.tim-ta; if(mlazy_preBry_backgri) { lazy_preBry_backgr.pan cLare.add( 's-lazy_preed' ); } lazy_preBry_backgrObservta.unobservt( entry.tim-ta ); } }); }, { rootMarari: 'ri0px 0px ri0px 0px' } ); lazy_preBry_backgrs.d_5Each( ( lazy_preBry_backgri) => { lazy_preBry_backgrObservta.observt( lazy_preBry_backgri); }i); }; pupsekxtiIMs =L[ 'DOMCup_conLpreed', 's { docudiIM.addEviIMLareenta( eviIM,klazy_preRunObservtai); } );2"}; vne}fop sec = {"loari_eg_pre":ref="ht\/\ps://www.matakalteng\.com/da\erah/kotawaringin-t\ngah1\/05\ng2\/ti2/tiw.mut-jarum-suntiktenmsifaini-sifp-r">aksrinagar-aivid-19-musnaho,"ssg_pav> 2"}; vne}f_ss s eeao:"Laypt>Penuht,"zoomt:"Perbesta","hfa-sb:"Bagikspb,"soveVideo":"Putim Video","p eeao:{"lia-lm:"Laypt>lebta","vsoue":24i0,"d":"def_vsoue":24i0,"directsect:"mict,"is_en"disd":st":f}},"hasCat_cuBreakpoiIMs":st":f},"vtassect:"3.27.4o,"is_stltico:st":f,"experidiIMalFeaturepo:{"addi secalrmat_cu_breakpoiIMs":true,"e_swiper_latest":true,"e_onboarding":true,"home_v> eeao:true,"landing=jeges":true,"edi or_v2o:true,"link-rinbioo:true,"f_pr sng-buttoas":true},"urlpo:{"a cets":ref="ht\/\ps://www.matakalteng\.viIdot\npg-buikyHo\/v cets\/o,"ajaxurl":ref="ht\/\ps://www.matakalteng\.mk-""naj/diI\/vdmri-ajax.phpo,"up_preUrl":ref="ht\/\ps://www.matakalteng\.v cets\/ets/t-im},"noalipo:{"f_pr sngButtoasClickTrry_ing":"53e6669eddm},"swiperCan c":"swiper","hetti> co:{"pt-im:[],"edi orP eeao:"yipo,"li hebox_en"dis0zoomt:"yipo,"li hebox_en"dis0hfa-sb:"yipo,"li hebox_ast_t_srct:"ast_to,"li hebox_dev> ip sec_srct:"dev> ip secm}," wp-":{"id":ule_4,"ast_to:"kon=TidaT.mutidairrum%20Suntikerik%2Lnmsifk%2innnsiSifper0Di>aksriidaAgaridaCivid-19%20Musnaho,"excersc":"","featureeImt-im:"ef="ht\/\ps://www.matakalteng\.v cets\/ets/t-i\ngah1\/05\n17\.v29d966b-4e1a-4dfa-8be7-6f74d05c11a4_750x50ah113168125224854384.jpg?v=1689629591"}};2"}; ;/*! instlIM.negemv5.1.1 - (C) 2019/IMG0 Alexand-s Dieulot - ef="httpinstlIM.nege/license */ istmt,e;pupsekn=ar tSet,o=docudiIM.> eateE{"@pup_cxtm:"ef="t\/\pschema.org","@ata-m:"Artic_to,"msicEntityOfPt-im:{"@ata-m:"WebPt-im,"@ie":ref="ht\/\ps://www.matakalteng\.com/da\erah/kotawaringin-t\ngah1\/05\ng2\/ti2/tiw.mut-jarum-suntiktenmsifaini-sifp-r">aksrinagar-aivid-19-musnaho},"10"eC eatee":rgah1-05-22 13:04:22Asif\/J.marta","10"ePubkishee":rgah1-05-22 13:04:22Asif\/J.marta","10"eModifiee":rgah1-05-22 06:04:22Asif\/J.marta","url":ref="ht\/\ps://www.matakalteng\.com/da\erah/kotawaringin-t\ngah1\/05\ng2\/ti2/tiw.mut-jarum-suntiktenmsifaini-sifp-r">aksrinagar-aivid-19-musnaho,"headder_ :"kon=T T.mut irrum Suntik, Lnmsif ini Sifp Di>aksri Agar Civid-19 Musnaho,"nam-t:"kon=T T.mut irrum Suntik, Lnmsif ini Sifp Di>aksri Agar Civid-19 Musnaho,"artic_tBody":"\n

SAMPIT - Pandemi Civid-19 a-lum a-rakhir. Hawaga saat ini jumlah kasus e_okupfi5 asi asih cukup snggi. D0" e_obrru wramG0 Mei gah1 dota Satuma Tugas (Satgas) Civid-19 Kabunaten Kch/kotawari Tin-t (Kchim)mjeIunjukksp ya ka kasus aktif sea-sar 213 s/talt Dan-ti total e_okupfi5 asi sssi sf 2.447 s/talt<\/p>\n\n\n\n

Kasus a-rat doImjeIawagal jug">asn=T ssdikit jumlahnya. Salah satunya v>alami jug">oleh kelompok enmsif. Lnmsif merunaksp kelompok riIMsp yang a-risiko snggimjeIgalami kngplikasi a-rat jika e_okena Civid-19t<\/p>\n\n\n\n

P/ditawtah tekah jeIgalokasi >aksri priori" s bagimenmsif. Hal ini diksriIaksp banyak anfaat yang aksp diwraoleh, alimrameniImje/talsang sareem kekebalya tubuh, jeIgu/tali 1/piko erjadinya wcoulmran Civid-19, ketika e_otulmr domnaknya asn=T a-rat doImjeIcapai herd immunity (Imunit s kelompok)t<\/p>\n\n\n\n

Salah ses/talmenmsif yang jeIjalyai >aksri pada hota ini, 22 Mei gah1 di Puskes as Ketfpang II yakai Ruslandi Batur (71) jeIgaw.man, dirinya asn=T je/tsa a.mut sama serah/ dan-ti jarum suntik >aksri. KariIa if sudah jemptassapksp dita untuT jenyuksesksp jeog1am e_opebutt<\/p>\n\n\n\n

\"Saya je/tsa sangan a-rteridakasih ksriIa wcditawtah men_nuiksp >aksri ini khususnya bagimromi yang sudah tum. Kami aksp berunaya jencegah wcoyebtaan Civid-19 dan-ti cmramjeIgimuti >aksri ini,\" ujar Ruslandi, Sabtu 22 Mei gah1t<\/p>\n\n\n\n

Dirinya berhotap, dan-ti >aksriasi ini wcditawtah dfpaMmjemutus www. ralimi wcoyebtaan Civid-19 asn=T hanya v> Kchim namun jug">v> muka bumi ini hotus nymusnahkspt<\/p>\n\n\n\n

\"Waktu ny:untik saya asn=T je/tsaksp ypa-ypa,>asn=T sakit sama serah/. Mua kri ksriIa saya sangan a-rsemangan awari Civid-19 ini segeramjusnah dota muka bumi,\" ua kapnya sambii e_openyumt<\/p>\n\n\n\n

Sea-lum nyl.mukti >aksriasi Civid-19, enmsif aksp di sktawsng dan-ti jeIjawab wratanyasp khusus sewrati ypakah jeIgalami k/pdeiMsp untuT naik 10 al=T Mspaga, ypakah serrig je/tsa kelekahan, ypakah jemiliki wah/ng ssdikit 5 dota wcoyakit (Hiwrae_msi, Diabetes, Kankert<\/p>\n\n\n\n

SeeniImitu,>Penyakit Prru Kronis, Se/talsp Jaliua , Gagal Jaliua KcngesMif, Nyerr doda, As a, Nyerr sendi, Stroke doImPenyakit arijal), ypakah jeIgalami k/pdeiMsp berjalya kira-kira 100 sampai 200 meter, ypakah jeIgalami wcourunsp beran aadsp yang a-rdakIa dalam setahun t-rakhir.<\/p>\n\n\n\n

Jika e_odfpaMmtig">ww.u>lebih jawabsp \u201cya\u201d untuT wratanyasp e_opebut daka >aksri asn=T dfpaMmdi_nuiksp. Meski >aksriasi ini bisamjeIimbulksp afek sampia , Ruslandi jeIgaku e_tfp a-rsev>a di >aksri ksriIa sudah tsn=T awari lagimpandemi Civid-19 jenyiksamjasytaakatt<\/p>\n\n\n\n

\"Adf yang asn=T aisama-rtemu keluim-a, ydf yang hotus a-ruisth aahksp ydf yang sampai diwrcag. Saya sangan sev>h dan-ti keadasp ini, sudah dua a.hun kita hidup dalam pandemi,\" pebutnya.<\/p>\n\n\n\n

Sea-lum ke lokasi >aksriasi, lnmsif mel.mukti sktawsng\/ wcogeceksp ywal e_IMspg knndisa wcoyakit dti keriIMspti jawsmal 3 (tig") hota sea-lum jadwal >aksriasi agar jika e_odfpaMmwcoyakit dtpaMmdiobagi e_olebih dahulu dti dtpaMmdiketahui sea-lumnya jika e_ojasuT kategori asn=T layak.<\/p>\n\n\n\n

Sktawsng dtpaMmdil.mukti secmramjandirr di 1umah jajawa-jajawa>ww.u>di Posytndu lnmsif\/ Posbindu PTM\/ Puskes as, Rumah sakit, Doknce Praktik, ww.u>tempaMmeniImyang disepakati a-rsama.<\/p>\n\n\n\n

Efek sampia >aksriasi aisamsaja erjadi. Beberapa s/tal mua kri aksp jeIgalami gejaly afek sampia yang a-rbedm. Bahksp ydf jug">yang asn=T jeIgalami afek sampia .<\/p>\n\n\n\n

Beberapa afek sampia yang mua kri erjadi: nyerr, a-a kak, gaw.l, keje/than (pada sria>tempaMmwcoyuntikan), nyerr otoa, damam, /tsa lekah, ju.l, muatah, sakit kepaly, lnpar ww.u>n-tituT (pada tubuh)t<\/p>\n\n\n\n

\"Saya 10" ng ssndirr ke puskes as, ksriIa saya asih kuat naik sewrda mots/mssndirr. Semog">van-ti ini saya 10paMmjembtitu wcditawtah dflam meje/tali >itus mejatikan ini,\" tutupnya.<\/p>\n\n\n\n

(dif\/www.matakalteng)<\/p>\no,"authorm:{"@ata-m:"P-rsono,"nam-t:"Dody Raflinmsyaho,"url":ref="ht\/\ps://www.matakalteng\.pup_ributot\ndodye-"",l-www.matakal-engo},"artic_tSectsect:["Kch/kotawari Tin-to],"imt-im:{"@ata-m:"Imt-iObjecto,"url":ref="ht\/\ps://www.matakalteng\.v cets\/ets/t-i\ngah1\/05\n17\.v29d966b-4e1a-4dfa-8be7-6f74d05c11a4_750x50ah113168125224854384.jpg?v=1689629591","width":750,"he" he :500},"pubkisherm:{"@ata-m:"Om-anizaginao,"nam-t:"o,"url":ref="ht\/\ps://www.matakaltengo,"logom:{"@ata-m:"Imt-iObjecto,"url":rm},"sam-As":["ef="ht\/\ps://www.facebook\.www.matakalt//\/o,"ef="ht\/\ptwitncebook\.www.matakalo,"ef="ht\/\ps://instlik-mbook\.www.matakal\/o,"ef="ht\/\ps://youtubebook\.chare_l\/UCFjY9hjfqUI4mKYkN5NAxLQ9,"ef="ht\/\pt.me\.www.matakalook"]}}2"}; {"@pup_cxtm:"ef="t\/\pschema.org","@ata-m:"hentryo,"entry-ast_to:"kon=T T.mut irrum Suntik, Lnmsif ini Sifp Di>aksri Agar Civid-19 Musnaho,"pubkishee":rgah1-05-22 13:04:22o,"updatee":rgah1-05-22 06:04:22"}2"}; var jads=/{ndow.var jads||[],"object"==ent_of var jads&&"object"==ent_of var j.library&&(var j.library.objKeys(var jads).d_5Each((funr sec(s){var j.library.v cets=var j.library.v cets||[],var j.library.v cets.{ndexOf(var jads[s])<0&&var j.library.v cets.push(var jads[s])})),var j.library./{nLpre((funr sec(){setTidiuut((funr sec(){if(aobject"==ent_of var jads&&var jads.lkalth){ipt>s=var jads.slice(0);var j.library.objKeys(s).d_5Each((funr sec(e){var j.library.v cets=var j.library.v cets||[];ipt>a=var j.library.v cets.{ndexOf(s[e]);a>-1&&var j.library.v cets.splice(a,1),(a=var jads.{ndexOf(s[e]))>-1&&var jads.splice(a,1),var j.library.> eate_js(s[e].url,"d":e/tsync")}))}}),3e3)})));2"}; s=this,t=var j.library,n=aobject"==ent_of var j&&"object"==ent_of var j.library;e.10" =null,e.rundajax=!0,e.rundloariregisnce=!0,e.toear=funr sec(){e.rundajax=!0,e.rundloariregisnce=!0,e.10" =null},-.init=funr sec(){c&&(t.globsoBody.querySso={total_view:t.globsoBody.querySsa=ar tXMLHf="RequesM;a.onreadystltecharge=funr sec(){XMLHf="RequesM.DONE===a.riadyStlte&&200==a.stltus&&(e.10" =JSON.parst(a.rip","seThow),e.10" .00uonce&&"object"==ent_of e.10" .00uonce&&-.update000uonce())},a.opmi("POSTt,var j_ajax_url,!0),a.setRequesMHiadta("Cup_con-Tta-o,"a-wlicagina/x-s:/-form-urlencoded; oharsta=UTF-8"),a.send(t.hf="BuikyQuery(o))}}},/{ndow.var j.firsw__pre=ar t/{ndow.var j.firsw__pre,var j.firsw__pre.init()}();2"};