SAMPIT – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan menarik sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) dari daerah yang ada di Kabupaten setempat untuk membantu Nakes yang ada di dalam Kota Sampit.
“Kami akan mengambil nakes dari luar untuk membantu Nakes yang ada disini,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, Sabtu 8 Mei 2021.
Dijelaskan, bahwa Nakes yang bertugas di puskesmas dalam kota kewalahan menangani kasus Covid-19. Pasalnya kasus Covid-19 di tempat tersebut terutama di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK) dan Baamang memiliki tingkat kasus yang tinggi dibandingkan kecamatan yang lainnya.
“Mereka mengaku kewalahan, karena tugas mereka banyak, disisi lain mereka harus bertugas melakukan vaksinasi dan sisi lain harus memantau pasien yang isolasi mandiri di tempat tinggal pasien,” jelasnya.
Disebutkan, dari jumlah kasus aktif Covid-19 baru-baru ini tercatat ada sebanyak 238 orang, yang terdiri dari 55 orang di rawat di rumah sakit setempat, sedangkan sisanya isolasi mandiri di tempat tinggalnya masing-masing.
“Kalau kita terus gencar melakukan pemeriksaan maka kasus aktif itu bisa sampai 500, jadi tugas nakes ini padat,” sebut Umar Kaderi.
Ditambahkan, hal ini pun telah disampaikan kepada Bupati Kotim, dan dengan alasan tersebut Bupati menyetujui untuk menambah Nakes yang ada, agar semua dapat berjalan dengan baik.
“Iya Bupati sudah setuju, karena untuk daerah atau kecamatan lain kasusnya tidak seberapa dibandingkan dengan disini. Dengan begitu dapat membantu nakes kita disini dalam menangani pandemi ini,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post