SAMPIT – Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Kotim gencar kegiatan blue light patrol guna menekan aksi balapan liar (Bali) dan menekan penggunaan knalpot brong yang dapat mengganggu umat muslim beribadah.
Kasat Lantas Polres Kotim, AKP Salahiddin mengaku selama kegiatan tersebut aksi remaja yang sering melakukan balapan liar dapat ditekan. Bahkan setelah dilakukan testimoni dari masyarakat yang sering berolahraga di Stadion 29 November Sampit merasakan sendiri berkurangnya aksi balapan liar.
“Karena dalam kegiatan tersebut, kita membagi beberapa tim yang meliputi kawasan Taman Kota, jalan HM Arsyad, Stadion 29 November Sampit, Bandara Haji Asan Sampit dan jalan Semekto,” jelas AKP Salahiddin, Rabu 28 April 2021.
Dari kegiatan blue light patrol, pihaknya mengamankan Kenalpot Brong agar oknum mendapatkan efek jera dan tidak dapat menggunakan kembali knalpot yang bising.
Sehingga oknum tersebut tidak meresahkan masyarakat terkait penggunaan knalpot brong karena menimbulkan bising dibulan suci Ramadan serta mengganggu kekhususan umat muslim yang sedang beribadah.
“Dalam kegiatan ink kami telah mengamankan 20 unit kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Semoga kedepannya tidak ada lagi pengendara motor yang menggunakan knalpot brong yang mengeluarkan bunyi bising tersebut,” ucap AKP Salahiddin.
Selain menindak aksi Bali dan penggunaan knalpot brong. Satlantas juga melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar menunda waktu mudik. Karena di seluruh Nusantara telah diberlakukan larangan mudik saat situasi pandemi Covid-19 seperti ini.
(adi/matakalteng.com)





















Discussion about this post