SAMPIT – Rencana Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuat tol laut di Sungai Mentaya diprediksi akan menghabiskan anggaran mencapai Rp 250 miliar.
“Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan tol laut itu sebesar Rp 250 miliar,” terang Bupati Kotim, H Halikinnor, Rabu 7 April 2021. Dikatakannya, anggaran itu diperoleh atau berasal dari bantuan sejumlah perusahaan yang ada.
Selain itu juga, ada pihak ketiga yang siap membiayai pembangunan tol laut itu. “Karena ini prospek yang sangat bagus dan saya berharap kepada perusahaan yang ada di daerah ikut berpartisipasi,” katanya.
Halikinnor menjelaskan bahwa pembuatan tol laut ini tidak mengganggu alur yang ada melainkan membuat alur yang baru. Rencananya tol laut itu dibuat hingga kedalaman hingga 4 minus.
Sehingga kapal dengan kapasitas 15 ribu hingga 20 ribu ton dapat masuk. Dengan begitu akan terjadi efesiensi penghematan biaya bagi para investor termasuk distribusi bahan sembako yang didatangkan dari Jawa.
“Selama ini alur yang ada itu bisa digunakan hanya 6 sampai 7 jam saja dan hanya bisa dilalui oleh kapal berkapasitas 2.500 ton hingga 3000 ton itu pun masih sering kandas. Dengan tol laut dan kedalam itu nantinya bisa digunakan sampai 1×24 jam dengan kapal yang berkapasitas lebih besar,” jelasnya.
Rencana pembuatan tol laut ini juga telah dirinya sampaikan kepada pemerintah pusat, pihaknya pun mendukung dengan rencana tersebut. Dengan disetujuinya rencana itu, dirinya pun berharap pelaksanaan pembuatan tol laut itu dapat dilakukan pada akhir tahun ini.
“Saya berharap dari pra Feasibility Study segera mungkin, sehingga akhir tahun ini dapat dilakukan pengerjaannya seperti pengerukan sungai,” terangnya.
(dev/matakalteng.co.id)





















Discussion about this post