SAMPIT – Pelaksanaan ibadah Imlek di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2021 ini menjadi sedikit berbeda dibanding tahun sebelumnya. Dimana yang melaksanakan ibadah dibatasi dan untuk yang berusia lansia serta anak-anak dianjurkan untuk ibadah di rumah.
Pasalnya Pandemi Covid-19 memaksa ibadah Imlek dilakukan terbatas atau secara daring. Kendati demikian, umat yang merayakan diminta tidak melupakan makna Imlek, yakni mengucap syukur.
Meski segala kegiatan diharuskan menerapkan protokol kesehatan termasuk pelaksanaan ibadah, hal itu tidak membuat semangat para jemaah pudar dalam melaksanakan perayaam Imlek.
Seperti yang dilakukan di Vihara Karuna Maitreya, yang berada di Jalan Caman, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. Pihak pengurus membatasi jumlah jemaah yang melaksanakan ibadah.
“Pelaksanaan ibadah di dalam vihara ini kami batasi hanya 30 orang saja. Karena saat ini masih pandemi Covid-19,” ujar salah seorang pengurus Vihara Karuna Maitreya Lini Marlina, Jumat 12 Februari 2021.
Bahkan ujarnya, tidak hanya membatasi jemaah yang hadir pihaknya juge mengatur jarak antar jemaah agar tidak berdekatan untuk menghindari penyebaran virus Korona.
“Jarak jemaah kami atur, sebelum memasuki vihara juga harus mencuci tangan terlebih dahulu,” sebutnya. Ibadah tersebut dilaksanakan sejak pukul 21.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Dilanjutkan setelah itu pukul 23.00 WIB, hingga 01.00 WIB dini hari.
(dia/matakalteng.co.id)





















Discussion about this post