SAMPIT – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2021 akan ditelaah kembali oleh Pemerintah setempat, terutama yang berkaitan dengan vaksinasi Covid-19.
Juru bicara Satgas Covid-19 Kotim, Multazam K Anwar menyebutkan, harus melakukan penyesuaian anggaran terkait vaksinasi Covid-19. Hal ini sesuai dengan arahan Kementerian Keuangan.
“Diantaranya kita harus segera menyediakan pembiayaan insentif tenaga kesehatan terkait dengan vaksinasi,” paparnya, Rabu 10 Februari 2021. Dirinya menyampaikan, insentif Nakes menjadi prioritas ini dalam rangka efektivitas penanganan Covid-19 di daerah dengan harapan Covid-19 dapat segera ditangani.
“Selain insentif Nakes, operasional vaksinasi dan kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI kita juga sediakan dananya, karena proses vaksinasi masih panjang,”papar Multazam K Anwar.
Multazam menyebut bahwa anggaran tahun 2021 kembali dilakukan refocusing yang diperuntukkan untuk penangan Covid-19 dan menjadi prioritas dalam pengalokasian anggaran.
“Jadi kegiatan yang belum teralokasikan pembiayaannya diarahkan untuk segera disesuaikan agar tidak sampai menghambat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerah,”sebutnya.
Sedangkan untuk administrasinya penyesuaian telah ada petunjuk dari Pemerintah Pusat, sehingga tetap mengacu pada aturan. “Penyesuaian anggarannya tidak terlalu besar, jadi kita yakin masih bisa kita laksanakan,”tutur Multazam K Anwar.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post