SAMPIT – Pengukuhan majelis daerah agama hindu kaharingan Kotawaringin Timur (Kotim) massa bakti 2020-2025 mengusulkan agar pemerintah membangun rumah betang di tiga kecamatan yang dinilai lokasi tersebut adalah perbatasan kabupaten Kotim.
“Kami mengusulkan kepada Pemda agar membangun rumah Betang dibeberapa kecamatan yaitu kecamatan telawang, teluk sampit dan cempaga hulu. Tempat tersebut karena perbatasan langsung denga kabupaten tetangga, selain itu rumah betang adalah simbol,” kata Rena ketua majelis agama Hindu Kaharingan yang baru saja dilantik, Kamis 24 Desember 2020.
Rena mengatakan bahwa umat hindu kaharingan di bumi habaring hurung yang berkumlah selitar 24 ribu tersebut agar lebih diperhatikan oleh pemerintah setempat.
“Kami ingin dipehatikan khsuus agar bisa maju kedepannya. Hal ini bisa nanti disampaikan langsung ke bapak bupati. Karena banyak pembangunan balai basarah di daerah utara mewah dan megah. Kami ingin bangunan ini tidak kalah dari pelosok, karena di sini sentral nya umat hindu kaharingan. Kami juga yakin bapak bupati tidak membedakan agama,” ungkap Rena
Ia juga menegaskan agar pada setiap rapat kerja pemerintah, pihaknya juga dilibatkan agar umat hindu kaharingan Kotim tidak tertinggal. Pengukuhan yang dihadiri oleh assisten 1 Kotim, Sutimin serta ketua majelis agama hindu kaharingan pusat Palangkaraya, Walter S Penyang.
Diharapkan pemerintah daerah untuk melakukan edukasi seluruh jajarannya agar dapat menyampaikan ke masyarakat pencegahan Covid-19.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post