SAMPIT – Kreatifitas serta inovasi sangat diperlukan saat ini untuk mendongkrak keuangan daerah dan juga masyarakat, terlebih lagi di situasi pandemi Covid-19 ini perekonomian masyarakat sangat terpuruk.
Sehingga Plt Camat Cempaga I Wayan Alap mengatakan, dirinya mencangkan akan membuat inovasi baru di Kecamatan Cempaga yakni wisata buah yang masih jarang ditemui di Kotim.
“Apalagi buah durian di Cempaga itu lebih enak jika dibandingkan buah durian yang ada di Kasongan yang selama ini laris manis di pasaran Kotim, padahal kita sendiri memiliku potensi alam tersebut. Tinggal bagaimana kita mengembangkan dan mengenalkannya saja,” ungkapnya, Jumat 27 November 2020.
Lanjutnya, tidak hanya buah durian yang bisa dikembangkan di daerah Kecamatan Cempaga, namun juga buah kelengkeng, mangga, jeruk dan cimpedak.
“Jadi di akhir pekan masyarakat bisa berlibur ke Cempaga untuk panen buah, ini bisa menambah pemasukan kas daerah. Dan warga sekitar juga bisa di untungkan kalau banyak yang berkunjung, akan membuka peluang usaha untuk berjualan,” ujarnya.
Dirinya berharap untuk mewujudkan hal tersebut ada bantuan dari pemerintah untuk membangun pagar, agar monyet-monyet di sana tidak masuk memakan buahnya.
“Karena kalau tidak di pasang pagar di kebun itu, akan banyak monyet yang masuk memetik buah. Sehingga tidak akan bisa menjadi wisata buah nantinya, karena buah akan habis dimakan atau rusak karena digigit monyet itu,” sebutnya.
Hal itu diharapkannya bisa terwujud pada tahun 2021 mendatang. Dimana dengan itu bisa sedikit demi sedikit meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat setempat.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post