SAMPIT – Sebagian sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau secara daring. Kebijakan itu mereka ambil seiring dengan terus bertambahnya angka pasien positif Covid-19 di daerah itu.
Seperti yang dilakukan oleh SMPN 1 Sampit yang kembali melaksanakan PJJ padahal sebelumnya kurang lebih satu minggu sejak tanggal 9 November telah melaksanakan pembelajaran secara tatap muka. Dilakukannya PJJ tersebut dengan alasan khawatir terhadap muridnya yang jumlahnya terbilang banyak mencapai sembilan ratus lebih siswa.
Kepala SMP Negeri 1 Sampit Maspa S Puluhulawa mengungkapkan, para siswa melaksanakan kegiatan belajar dari rumah. Sementara guru membimbing dari sekolah secara virtual melalui saluran internet. Meski dirasa kurang efektif dibanding dengan tatap muka langsung di sekolah, namun hal itu harus dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.
“Meski di sekolah telah menerapkan protokol kesehatan, tapi saat siswa pulang dan menunggu jemputan itu membuat anak bergerombol dan sulit untuk dikendalikan,” ungkapnya, Senin 16 November 2020.
Lanjutnya, meski tidak ada instruksi secara langsung dari pemerintah daerah, namun pihaknya berinisiatif untuk menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan alasan tersebut.
Selain itu, lokasi sekolah yang terletak di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, merupakan daerah zona merah peyebaran Covid-19 di Kotim. Sehingga sangat rentan jika para siswa dan guru tetap berkegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Kecamatan kita juga zonanya merah, sesuai peraturan menteri sekolah yang berada di zona merah tidak wajib untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka,” terang Maspa S Puluhulawa.
Sebelumnya, tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kotim merekomendasikan sebanyak 27 sekolah yang dapat melaksanakan pembelajaran secara tatap muka. Namun dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Kotim, saat ini sebanyak 10 sekolah kembali melaksanakan sistem PJJ, dua diantaranya merupakan sekolah swasta yang sebelumnya mendapat rekomendasi dan sempat melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post