SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selama masa pandemi pada beberapa bulan ini tepatnya pada triwulan II mengalami deflasi dan inflasi. Pada bulan April Kotim mengalami deflasi 0,33. Sedangkan pada bulan Mei mengalami inflasi 0,37 dan Juni 0,64.
“Dua bulan terakhir ini Kotim mengalami inflasi yaitu pada bulan Mei 0,37 dan Juni 0,64. Bulan sebelumya,pada bulan April mengalami deflasi,” ujar Wakil Bipati HM Taufiq Mukri, Wakil Bupati Kotim pada Rabu 8 Juli 2020.
Inflasi yang terjadi pada dua bulan terakhir tersebut adalah komoditas bawang merah, ayam ras dan buah mangga. Sedangkan untuk komoditas yang lain fluktuatif. “Inflasi terjadi pada komoditas ayam ras,bawang merah dan buah mangga. Kalau yang lainnya fluktuatif saja,” tambah wakil bupati.
Guna mencegah terjadinya inflasi, Taufiq meminta kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mencermati penyebab dari inflasi tersebut dan mengambil langkah-langkah intervensi pengendalian khusus terhadap komoditas yang mengalami kenaikan.
“Saya minta kepada TPID untuk mencari penyebab terjadinya inflasi dan mengambil langkah-langkah biar tidak terjadi inflasi,” Terangnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post