SAMPIT – Sampah di Perumahan Bukit Permai RT 17 Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur, hampir seminggu ini tampak menumpuk dan meluber ke badan jalan.
“Mobil dereknya rusak, makanya belum diangkut,” ujar salah seorang petugas yang setiap hari berjaga di Depo sampah, Minggu 17 Mei 2020.
Di lokasi itu ada dua kontainer sampah yang sudah terisi, namun belum diangkut. Tidak hanya merusak pemandangan, tumpukan sampah yang menimbulkan bau kurang sedap itu juga sedikit mengganggu arus lalu lintas karena sampah meluber hingga menyita sebagian badan jalan.
Masyarakat menyayangkan kondisi ini karena cukup mengganggu. Apapun alasannya, seharusnya bisa disiasati agar sampah tetap terangkut setiap hari.
“Harusnya bisa diatur, misalnya dengan sistem piket jadi tetap ada yang bertugas mengangkut sampah setiap harinya,” timpal Hana warga setempat.
Kondisi itu sudah terjadi hampir sepekan terakhir. Sehingga sangat mengganggu para pengendara yang melintas. Karena hanya satu jalur yang bisa dilalui dengan nyaman.
“Sudah cukup lama tumpukan sampah ini, dan semakin hari semakin banyak hingga melebur ke tengah jalan,” ujar Rudi warga lainnya.
Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait bisa rutin mengangkut sampah. Selain bau, sampah juga bisa menimbulkan penyakit bagi warga sekitar, terlebih disaat musim Covid-19 saat ini.
(fi/matakalteng.com)





















Discussion about this post