SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Supian Hadi mendukung kebijakan presiden terhadap pelarangan mudik terutama pada pesawat dan kapal laut. Menurutnya hal ini sangat membantu dalam rangka penanganan Covid-19 di Kabupaten Kotim.
“Perlu saya sampaikan bahwa kebijakan bapak Presiden Joko Widodo terhadap pelarangan mudik ini sangat baik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kotim,” terang Supian Hadi pada pres rilis di Posko Gugus Tugas Percepatan Penganan Covid-19 Kabupaten Kotim, Sabtu 25 April 2020.
Akan tetapi lanjut Supian Hadi, terkait kondisi ini, yang dibolehkan hanya Kargo. Sedangkan Kargo untuk Kotim baru bisa berangkat seminggu lebih, itupun setelah terpenuhi 6 ton. “Maka dsri itu harapan masyarakat meminta menutup bandara ini juga ada dampaknya, dimana berpengaruh terhadap pengiriman uji swab ke Surabaya,” jelas orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung ini.
Untuk itu, Supian Hadi kembali meminta kepada masyarakat agara dapat mematuhi anjuran pemerintah melalui imbauan dan sebagainya. Sebab, jika hal itu dipatuhi maka tindakan maupun penanganan yang dilakukan tim gugus tugas tidak akan sia-sia dan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Jika dalam 10 hari ini tidak ada keberangkatan pesawat, maka saya mohon kepada masyarakat dan DPRD Kotim, karena ini menyangkut nyawa, maka izinkan tim gugus tugas mencarter pesawat untuk membawa sampel uji swab di Surabaya. Karena hanya dengan cara itu kita bisa cepat melakukan penganan Covid-19 kepada masyarakat yang terpapar ini,” demikiannya.
(raf/matakalteng.com)





















Discussion about this post