SAMPIT – Meningkatnya status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat membuat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) meningkatkan kinerjanya dalam melakukan pencegahan dan penanggunalangan virus corona jenis 2019 Novel Coronavirus (Covid-19).
Bupati Kotim Supian Hadi menginstruksikan kepada seluruh kepala gugus tugas Covid-19 tingkat kecamatan agar selalu siaga selama 24 jam. Hal ini juga berkaitan dengan jumlah ODP di Kotim yakni sebanyak 58 orang, PDP berjumlah 8 orang dan yang positif berjumlah 3 orang.

“Kepala gugus kecamatan adalah camat. Saya minta tidak ada yang boleh meninggalkan lokasi, 24 jam harus berada ditempat. Begitu juga jajaran kebawahnya, baik itu lurah maupun kades serta forum koordinasi pemerintahan setempat,” kata Supian Hadi, Minggu, 5 April 2020.
Hal ini lakukan guna meningkatkan kesiapan dalam menanggulangi permasalahan ini. Mereka diminta agar selalu mendata setiap warga yang datang serta memeriksa kesehatannya. Para kades juga diminta untuk membuat bilik desinfeksi menggunakan anggaran yang ada seperti dana desa.
“Masyarakat yang datang ke Kotim harus inisiatif melakukan isolasi mandiri. Jika dalam kurun waktu 14 hari jatuh sakit, maka segera periksa atau langsung lapor ke kami melalu call center yang sudah tersedia. Gunakan dana desa, buat bilik desinfeksi. Lebih baik mencegah. Semoga kita semua selalu sehat. Jangan sampai jumlahnya bertambah,” sebut Supian Hadi.
(shb/matakalteng.com)




















Discussion about this post