NANGA BULIK – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke VI tingkat Kabupaten Lamandau secara resmi di buka oleh Bupati Lamandau, Hendra Lesmana. Pembukaan kegiatan rutin tahunan umat kristiani ini dilaksanakan di GPU Lantang Torang, Kamis 28 November 2019, sore.
Hadir, Ketua DPRD, M Bashar, Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto, Pj Sekda, H Masrun, Sejumlah Kepala OPD, Unsur Pimpinan Forkopimda, serta ratusan peserta Pesparawi VI tahun 2019 dari delapan kecamatan se Kabupaten Lamandau.
Ketua panitia pelaksana kegiatan, Abdul Kohar dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin persaudaraan antar umat kristiani yang ada di kabupaten Lamandau.
“Selain sebagai ajang untuk mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga untuk menumbuhkan semangat dan cinta akan seni tarik suara khususnya puji-pujian yang mengagungkan nama Tuhan, serta meningkatkan keimanan umat kristiani yang ada di Bumi Bahaum Bakuba,” ungkapnya.
“Kegiatan Pesparawi VI tahun 2019 ini diikuti oleh 512 peserta yang merupakan perwakilan dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Lamandau,” lanjut Abdul Kohar.
Ditempat yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Lamandau, Abisua dalam laporan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan persiapan mengikuti pesparawi ke 17 tingkat provinsi kalteng di Kab kapuas tahun 2020.
“Pemenang pada kegiatan ini nantinya akan mengikuti ajang yang sama di tingkat provinsi Kalteng di kab kapuas tahun 2020 mendatang,”ungkapnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan dan perhatian terhadap keberlangsungan kegiatan ini, selanjutnya kepada Bapak Bupati Lamandau untuk dapat membuka secara resmi pesparawi ke VI tingkat kabupaten Lamandau tahun 2019,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Lamandau H Hendra Lesmana menyampaikan, bahwa pemerintah daerah senantiasa mendukung dan menyambut baik kegiatan kerohanian ini karena sejalan dengan visi misi Pemerintahannya.
“Kegiatan ini sejalan dengan misi ke empat yaitu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang bermoral, religius dan aman berdasarkan nilai-nilai kearifan budaya lokal,” ungkapnya.
“Pesparawi ini sebagai momentum untuk menegaskan kembali seruan bersama kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau bahwa dalam kehidupan ini kita harus menghasilkan keindahan dalam perbedaan, karena kita sebagai bangsa yang bhineka tunggal ika,” imbuhnya.
Sebelum menutup sambutannya, Hendra Lesmana menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta yang hadir.
“Kegiatan ini tidak hanya sebatas untuk bernyanyi dalam pesta paduan suara rohani, tetapi kehadiran anda adalah pesta untuk membawa kabar damai, kabar persaudaraan dan kabar persatuan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau,” tukasnya.
(btg/matakalteng.com)















Discussion about this post