PANGKALAN BUN – Memeriahkan hari jadinya ke-65, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akan menggelar Pawai Nasi Adab yang akan dilaksanakan pada Sabtu 7 Desember 2024 mendatang.
Pawai nasi adab yang mengusung tema “Kolaborasi untuk Kobar Lebih Maju” dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus melestarikan budaya lokal.
Pj Bupati Kotawaringin Barat, Budi Santosa, menjelaskan bahwa meskipun pawai kali ini dilaksanakan dengan sederhana karena bertepatan dengan tahapan pemilihan kepala daerah, semangat kolaborasi dan kreativitas tetap menjadi fokus utama.
“Kesederhanaan tidak mengurangi nilai kebersamaan dan makna budaya yang ingin kita angkat melalui Pawai Nasi Adab ini,” ujarnya didampingi oleh Sekretaris Daerah, Rody Iskandar, Selasa 26 November 2024.
Menurutnya dalam kegiatan rutin tahunan tersebut akan melibatkan partisipasi berbagai elemen masyarakat, termasuk, Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kotawaringin Barat. Pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/sederajat di Kotawaringin Barat. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Setiap peserta diwajibkan membawa atribut khas, yaitu kembang serai dan Nasi Adab, sebagai simbol pelestarian budaya lokal. Atribut ini tidak hanya menjadi ciri khas pawai, tetapi juga lambang identitas masyarakat Kotawaringin Barat yang menghargai tradisi.
Pawai akan dimulai pukul 07.30 WIB, mengambil rute dari depan Kodim Pangkalan Bun hingga lapangan Tarmili. Tim juri akan menilai peserta di tiga titik strategis: garis start, pertengahan rute, dan garis finish.
Pendaftaran peserta dilakukan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotawaringin Barat, dengan batas akhir pada 6 Desember 2024. Pendaftaran gratis untuk mendorong sebanyak mungkin pihak untuk ikut berpartisipasi.
Pawai Nasi Adab bukan hanya sekadar ajang perayaan, melainkan sarana untuk menampilkan potensi kreatif masyarakat Kotawaringin Barat. Pj Bupati Budi Santosa berharap kegiatan ini mampu mempererat solidaritas sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenal dan melestarikan budaya lokal.
“Dengan tema Kolaborasi untuk Kobar Lebih Maju, kami ingin menggali potensi masyarakat, membangun inovasi, dan memperkuat identitas daerah melalui budaya lokal yang kita miliki,” ujar Budi Santosa. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta memeriahkan Hari Jadi ke-65 ini dengan semangat kebersamaan dan kreativitas.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan teknis pelaksanaan dapat diperoleh melalui panitia yang telah ditunjuk. “Ayo, wujudkan kebersamaan untuk Kotawaringin Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(ga/matakalteng)






















Discussion about this post