PANGKALAN BUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat menggelontorkan anggaran untuk pemeriksaan kesehatan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kobar sebesar Rp200 juta.
“Kami telah menganggarkan Rp 200 juta untuk tahapan pemeriksaan kesehatan ini, berdasarkan perkiraan awal bahwa akan ada tiga Bapaslon. Namun, ternyata hanya dua,” ungkap Divisi Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kobar Supianur, Minggu 1 September 2024.
Dua bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj. Nurhidayah – Suyanto dan Rahmat Hidayat – Eko Soemarno, menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun dengan total 12 item tes yang harus dilalui.
Pada hari pertama, kedua Bapaslon menjalani tes narkoba dan pemeriksaan psikologis oleh tim dari BNN, sedangkan hari kedua difokuskan pada pemeriksaan fisik. “Kami telah menganggarkan Rp 200 juta untuk tahapan pemeriksaan kesehatan ini, berdasarkan perkiraan awal bahwa akan ada tiga Bapaslon. Namun, ternyata hanya dua,” ujar Supianur.
Direktur RSSI Pangkalan Bun, dr. Fachruddin, menjelaskan bahwa setelah seluruh pemeriksaan selesai, tim dokter akan mengadakan rapat pleno untuk menentukan hasil akhir yang kemudian akan diserahkan kepada KPU Kobar.
“Pemeriksaan fisik hari kedua melibatkan 12 dokter spesialis, termasuk tiga dokter dari luar kota, yakni Palangka Raya dan Semarang, untuk pemeriksaan jantung, urologi, dan ortopedi,” jelas dr. Fachruddin.
Kedua Bapaslon pun menyatakan kesiapan mereka dalam menjalani tahapan pemeriksaan ini, sembari memohon doa dari masyarakat agar tetap diberikan kesehatan sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian Pilkada dengan lancar.
“Kami telah menjalani semua tes dengan baik, dan Alhamdulillah, kami berdua sehat. Mohon doanya agar kami bisa terus mengikuti tahapan Pilkada ini dengan baik,” kata Hj. Nurhidayah dan Rahmat Hidayat secara terpisah.
(ga/matakalteng)






















Discussion about this post