PANGKALAN BUN – Sebanyak 14 murid SD/Mi dan 14 pelajar SMP/MTS dari enam kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mewakili ribuan rekan-rekan mereka menerima seragam gratis secara simbolis yang diberikan oleh Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah di SD Negeri 8 Mendawai, Selasa 11 Agustus 2020.
Seragam yang diserahkan terdiri dari pakaian putih-merah, pramuka, dan batik khas Kobar untuk murid SD/MI, sementara untuk pelajar SMP/Mts seragam putih biru, Pramuka dan batik khas Kobar.
Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah menyampaikan ditengah pandemi Covid-19 yang membawa dampak diseluruh lini kehidupan termasuk sektor ekonomi, pemberian seragam gratis baik tingkat SD/MI maupun pelajar SMP/Mts dapat meringankan beban orang tua.
“Saat ini semua pergerakan sektor ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 sangat terdampak, tentunya dengan kita memberikan seragam gratis peserta didik baru, setidaknya dapat meringankan beban orang tua murid,” harapnya.
Kendati demikian ia menyadari masih banyak kelemahan dalam aplikasi di lapangan, namun pemberian seragam gratis ini dipandang sebagai kebanggaan pemerintah daerah yang turut berperan dalam mencetak sumber daya manusia yang lebih berkualitas kedepannya.
Selain itu, juga sebagai langkah pemerintah daerah dalam menciptakan kondisi pendidikan di Kobar tidak kalah dengan kabupaten yang lain.
Diungkapkannya, selama lebih tiga tahun berjalan masa kepemimpinan Bupati Nurhidayah dan Wakil Bupati Ahmadi Riansyah, sejak tahun 2018 pemerintah daerah sudah memberikan seragam gratis yang dilaksanakan di SMP 7, kemudian pada tahun 2019 di SMP Negeri 1, dan pada tahun 2020 kembali kita berikan seragam gratis bertempat di SD Negeri 8 Mendawai.
“Pada tahun 2018 dan 2019 perhatian pemerintah untuk mensuport pendidikan sangat luar biasa bukan hanya sapras tetapi juga sarana penunjang peserta didik baru,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pada tahun 2018 – 2019 untuk kategori pemberian seragam gratis dikhususkan kepada masyarakat yang tidak mampu dan tidak semua mendapatkan.
Namun pada tahun ajaran 2020 ini seragam gratis diberikan kepada peserta didik baru baik SD/Mi dan SMP/Mts tanpa terkecuali tanpa memandang status orang tua, bahkan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama juga mendapatkan seragam gratis tersebut.
Bukan hanya seragam gratis, rencananya di tahun ajaran depan pemerintah daerah juga akan memberikan sepatu untuk para murid dan pelajar setingkat SD/MI dan SMP/Mts.
Namun sistem penyalurannya masih akan dikaji apakah melalui sistem transfer ke rekening langsung, mengingat bahwa ukuran seragam termasuk sepatu masing-masing murid berbeda.
“Kedepan akan kita evaluasi sistemnya apakah seperti program pak Jokowi melalui Bantuan Langsung Tunai, dan silahkan orang tua membelikan pakaian wajib melalui anggaran yang sudah disiapkan,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kobar, Rosehan Pribadi mengatakan bahwa penyerahan seragam gratis kepada seluruh siswa pada tahun ajaran 2020/2021 dikhususkan untuk jenjang SD dan Madrasah Ibtidaiyah, serta SMP dan Madrasah Tsanawiyah se-Kabupaten Kobar.
“Pemberian seragam gratis diharapkan dapat menjadi motivasi, dan semangat untuk meraih prestasi siswa SD/Mi dan siswa SMP/Mts serta sebagai bentuk perhatian dan komitmen dukungan pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan gratis di Kobar sekaligus meringankan beban anggaran orang tua,” tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa jumlah penerima seragam gratis secara simbolis yang mewakili enam kecamatan adalah mewakili tingkat SD/SMP sebanyak 14 siswa, serta MI dan MTs sebanyak 14 siswa.
“Dan untuk jumlah siswa secara keseluruhan tingkat SD/Mi sebanyak 5000 siswa yang diberikan seragam gratis, dan SMP/Mts sebanyak 4500 pakaian seragam gratis,” pungkasnya.
(ga/matakalteng.com)






















Discussion about this post