PANGKALAN BUN – Setelah 1 kasus pasien positif Covid-19 asal Desa Pandu Senjaya dinyatakan sembuh berdasarkan dua kali uji swab. Kabupaten Kotawaringin Barat sejatinya mendapat kabar gembira dengan kembali sembuhnya satu lagi pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Sayangnya kabar gembira tersebut berbalut duka, lantaran berbarengan dengan sembuhnya pasien Covid-19 tersebut, kembali terkonfirmasi 1 Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil pemeriksaan swabnya dinyatakan pasien kasus Covid-19 positif.
Juru bicara Covid-19 Kotawaringin Barat, Achmad Rois menegaskan 1 kasus positif Covid-19 ini dari Klaster Gowa yakni dari Desa Rungun, Kecamatan Kotawaringin Lama, dan merupakan 1 diantara 9 OTG yang diisolasi di Kusuma.
“Dan 8 OTG lainnya yang telah diisolasi di Kusuma hasil pemeriksaan dua swabnya dinyatakan negatif,” terangnya, saat siaran pers di media center Covid-19 Aula Diskominfo Kotawaringin Barat, Minggu 26 April 2020.
Dengan penambahan satu pasien positif Covid-19, maka jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kotawaringin Barat berjumlah 13 orang yang berasal dari 8 desa, yaitu Desa Lada Mandala Jaya 4 orang, Desa Purbasari 2 orang, Desa Pandu Senjaya 1 orang, Kelurahan Baru 2 orang, Desa Umpang 1orang, Kelurahan Mendawai 1 orang, Desa Karang Sari 1 orang dan Desa Rungun 1 orang.
Kemudian untuk jumlah ODP 25 orang yang tersebar di 18 desa dan kelurahan di 5 kecamatan, serta ada 5 PDP yang dinyatakan selesai pengawasannya dengan hasil dua kali pemeriksaan swab negatif. Dengan begitu ada dua PDP yang masih tersisa berasal dari Pangkalan Lada.
Sementara itu Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fachrudin menyampaikan, bahwa hingga saat ini RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun masih merawat 14 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu 13 merupakan warga Kotawaringin Barat dan 1 warga Kabupaten Lamandau.
“Untuk PDP tersisa 1 yang di rawat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dan untuk yang sembuh dari positif Covid-19 atau virus Corona ini ada dua orang,” pungkasnya.
(ga/matakalteng.com)






















Discussion about this post