KASONGAN – Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Katingan, Budiman L. Gaol, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pelatih sebagai salah satu kunci dalam membangun prestasi olahraga daerah. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Workshop Pelatihan Fisik Cabang Olahraga Tingkat Kabupaten Katingan di Gedung Salawah Kasongan, Jumat 29 Agustus 2025.
Dalam kesempatan itu, Budiman mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) yang menyelenggarakan workshop khusus bagi 30 pelatih fisik dari berbagai cabang olahraga.
“Fisik adalah fondasi utama dalam meraih prestasi. Tanpa kondisi fisik yang baik, teknik sehebat apapun tidak akan maksimal, dan strategi sehebat apapun tidak akan berjalan dengan baik,” tegas Budiman. Dia menilai workshop ini menjadi sarana penting bagi para pelatih untuk memperkaya pengetahuan sekaligus mengadopsi metode latihan yang lebih ilmiah dan modern.
Dengan begitu, lanjutnya, pelatih tidak hanya melatih tetapi juga mendampingi atlet dalam proses pembinaan prestasi dengan cara yang benar. Lebih jauh, Budiman mengaitkan kegiatan tersebut dengan persiapan Kabupaten Katingan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026 di Kotawaringin Barat.
“Dengan peningkatan kapasitas pelatih melalui workshop ini, kami optimistis atlet Katingan bisa tampil lebih percaya diri, lebih siap, dan mampu meraih hasil terbaik,” ucapnya. Budiman juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, dan para pelatih merupakan langkah penting untuk melahirkan atlet-atlet Katingan yang berprestasi hingga ke tingkat nasional dan internasional.
Tak lupa, dia menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah, para narasumber, serta seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Semoga workshop ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi perkembangan olahraga di Katingan,” tutup Budiman.
(anr/matakalteng)






















Discussion about this post